oleh

Putra Pakuan FC Cikandang Jadi Penyebab Kesebelasan Barbara Terpelanting

POSKOTA.CO – Kesebelasan Putra Pakuan Cikandang Kuningan Jawa Barat berhasil membuat Barbara FC Benda terpelanting pada putaran perempat final turnamen sepak bola Porgal Cup Luragung ke-XII tahun 2022.

Derby dua kesebelasan berasal dari satu kecamatan yang berlangsung di stadion Ibrahim Aji Luragung, pada Sabtu sore (12/08/2022) itu, berakhir cukup dramatis. Hasil pertandingan terpaksa ditentukan melalui tendangan adu finalty, setelah kedua kesebelasan bermain imbang tanpa goal sampai akhir babak kedua.

Pantauan Poskota.co di lapangan, pertemuan kedua kesebelasan dari mulai kick off babak pertama berjalan cukup berimbang. Meskipun kedua tim tidak nampak ngotot sepanjang pertandingan, namun jual beli serangan tetap terjadi.

Sejumlah peluang juga tercipta. Beberapa kali barisan pemain Barbara FC Benda mampu menggedor barisan pertahanan belakang Putra Pakuan. Akan tetapi benteng terakhir Rio sebagai penjaga gawang membuat Nano dkk seperti kesulitan dalam menembusnya.

Seakan tidak mau kalah, para penyerang Putra Pakuan FC di babak pertama maupun babak kedua juga terus memberikan tekanan ke arah penjaga gawang kesebelasan Barbara Benda.

Tapi, tindakan terburu-buru dari pemain depan kesebelasan yang diarsiteki Nanang ini membuat mereka sering gagal memanfaatkan peluang. Skor pun akhirnya tetap imbang 0 – 0 sampai wasit meniup peluit tanda berakhirnya pertandingan.

Setelah dilakukan adu tendangan finalty, akhirnya kesebelasan Barbara Benda yang sebenarnya digadang-gadang sebagai tim favorit menjadi kampiun juara pada Porgal Cup Luragung tahun ini harus mengakui kemenangan Putra Pakuan FC dengan kedudukan akhir 4 – 5.

Salah seorang pendukung Putra Pakuan FC Cikandang, Andang Rusbanda saat ditemui Poskota.co seusai pertandingan bersyukur atas hasil yang dicapai kesebelasan desanya itu.”Alhamdulillah kita menang dan penonton cukup banyak menyaksikan pertandingan dua kesebelasan pada sore hari ini,”ujar pria pensiunan guru itu.

Pria yang juga merupakan anggota LPM desa setempat itu berharap, pada partai semi final mendatang kesebelasan kebanggaan masyarakat Cikandang dapat kembali memetik kemenangan. “Kita menunggu Cikandang tampil difinal,”ucapnya setengah berdoa.

Disebutkan Andang, dirinya beserta masyarakat lebih merasa bangga sebab kerangka tim Putra Pakuan didominasi bibit-bibit pemain lokal asli Cikandang.”Ternyata kita memiliki asset potensial dengan bakat anak-anak sekarang yang notabene masih pelajar SMP dan SMA,”pungkas pemilik warung raisyah pecel ini mengakhiri pembicaraan. (Cep).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *