oleh

Petenis Kualifikasi Trevisan Hentikan Kegemilangan Petenis Belia Gauff di Putaran Kedua

-Olahraga-28 views

POSKOTA. CO – Petenis yang berjuang melalui babak kualifikasi, Martina Trevisan (Italia), mencitapkan kejutan menyudahi kegemilangan bintang belia 16 tahun Coco Gauff (Amerika Serikat) melalui pertandingan seru tiga set 4-6, 6-2 dan 7-5 guna melangkah ke putaran ketiga untuk pertama kali di Grand Slam lapangan tanah liat  Perancis Terbuka 2020, Rabu (30/9/2020), di lapangan Simone-Mathieu Roland Garros Paris, Perancis.

Trevisan yang kini menempati peringkat 159 dunia mencetak kemenangan tingkat tur pertamanya atas pemain Top 100. Ia meraih kemenangan sesudah bertanding dua jam 11 menit.

“Saya sangat senang, tapi saya pikir saya perlu lebih banyak waktu untuk menyadari apa yang terjadi malam ini,” kata Trevisan usai pertandingan seperti dilansir WTAtennis.com. “Saya bekerja setiap hari untuk berada di sini, berada di babak ketiga Grand Slam. Tidak mudah untuk mencapai hasil ini, tetapi saya bangun setiap pagi untuk memikirkan impian saya, dan hari ini saya mewujudkan salah satu impian saya, ” sambung Trevisan.

Kewalahan di tahap-tahap awal pertandingan saat ia tertinggal 4-0 dan hanya meraih tujuh poin, petenis kidal berusia 26 tahun itu mulai masuk ke dalam kontes dengan peningkatan toleransi reli dan variasi yang dieksekusi dengan baik  untuk  memaksa Gauuf  berlari dan bergerak mengambil bola.Ia  memenangkan tiga pertandingan berturut-turut untuk menutup jarak, walau   Gauff menunjukkan keberaniannya dengan membrikan perlawanan yang juga tak mudah menyerah.

“Sebelum pertandingan, tentu saja, saya berbicara dengan pelatih saya, tetapi hal penting hari ini adalah saya datang ke lapangan tanpa berpikir bahwa saya harus bermain dengan Coco Gauff, karena semua orang tahu bahwa [dia] adalah yang paling muda, yang terbaik. pemain di dunia, “tutur Trevisan. “Saya datang ke lapangan untuk memainkan pertandingan saya dan bukan untuk melihat lawan saya.  Jadi saya pikir ini adalah kunci pertandingan. Saya memainkan setiap poin tanpa berpikir bahwa peringkat Coco lebih baik dari saya, dia memiliki banyak pengalaman dalam hal ini,” tambahnya.

Trevisan tidak mau terbebani pikirannya dengan terlalu melihat lawan yang lebih jauh peringkatnya di banding dirinya. “Setiap pertandingan yang saya mainkan, saya datang ke lapangan untuk memikirkan tenis saya, untuk memikirkan pukulan saya, memikirkan tentang memegang lapangan saya, bukan untuk memikirkan lawan, jadi itulah mengapa saya masih bertahan  di sini,” terang Trevisan.

Sepanjang pertrandingan Trevisan mencatat satu winner lebih banyak, yakni 24  berbanding 23 yang dibuat Gauff.  Ia membuat 32  kesalahan sendiri yang lebih sedikit dibanding Gauuf yang melakukan 46 kesalahan sendiri.

Trevisan di putaran ketiga menatang unggulan ke-20 Maria Sakkari (Yunani) yang mengalahkan petenis kualifikasi lainnya di Kamilla Rakhimova (Rusia,) dengan dua set langsung 7-6 (0), 6-2, pada hari sebelumnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *