POSKOTA.CO-Setelah berjuang keras selama tiga hari di matras, Kontingen DKI akhirnya tampil di peringkat kedua Babak Kualifikasi PON Cabor Karate.
Tim besutan Baron Bahar mengumpulkan tiga medali emas, satu medali perak dan tiga medali perunggu. Hanya berselisih satu medali perak saja dari tim Sulawesi Selatan yang mengumpulkan tiga medali emas, dua medali perak dan satu medali perunggu yang menempati posisi pertama.
Pada laga terakhir yang digelar di GOR Rudy Risnawan, Banjarbaru, Kalsel, Minggu (27/8/2023), Karateka Anisa Anggraini mempersembahkan medali emas ketiga bagi DKI usai di final menggasak Karateka Jawa Tengah, Hasnah Hanipah, dengan skor telak 10-2.
“Medali emas ini saya persembahkan buat sensei Taufik Wibowo sebagai ketua Pengprov FORKI DKI yang kebetulan berulang tahun ,” jelas Karateka yang disapa Barong dalam acara jamuan makan malam di sebuah resto di Banjarbaru, Minggu (27/8/2023) malam
Memang pada hari Minggu itu orang nomor satu di karate DKI ini berulang tahun yang ke52. Ia pun mengaku merasa senang mendapat kado istimewa dari atlet DKI yang berhasil membawa pulang tiga medali emas, satu perak dan tiga perunggu.
“Sampaikan salam saya buat Ketua Umum KONI DKI Pak Hidayat Humaid. Anak-anak telah berjuang keras untuk meraih hasil terbaik. Apalagi 70 persen atlet kami masih muda muda. Rata-rata masih dibawah 20 tahun,” jelasnya.
Selain itu, lanjutnya lagi, DKI meloloskan semua nomor yang dipertandingkan di PON Aceh-Sumut 2024 nanti.
“Yah meski ada beberapa yang lolos di luar target yang dibebankan KONI DKI yakni peringkat empat, namun karate ini mempunyai karakteristik yang berbeda dengan cabor lain,” jelasnya
Usai perhelatan babak kualifikasi PON, kata dia, atlet akan melakukan Pemusatan latihan daerah jangka panjang. “Kita berencana akan melakukan ujicoba dengan daerah lain setelah itu bermukim di Jepang selama sebulan dan langsung berangkat ke arena PON,” katanya. (Bu)







Komentar