oleh

Dilepas Camat Cibitung, Lima Atlet Dojo FKS ke Kejuaraan Karate Terbuka Bharaduta Menpora 2025

BEKASI – Camat Cibitung, Bekasi, Encun Sunarto, SE, MM, melepas 5 atlet karate dojo Fighter Karate School (FKS) ke Kejuaraan Karate Terbuka Bharaduta Menpora RI Serie VI/2025 di kantor Kecamatan Cibitung, Bekasi, Kamis (6/11).

Encun yang didampingi Sekcam Cibitung, H. Sarkum, S.IP., MM, mengatakan dirinya sangat senang ada atlet-atlet berbakat yang mau berlatih keras di wilayah tugasnya, sehingga bisa mengharumkan nama Cibitung sebagai wilayah yang banyak menyimpan potensi prestasi olahraga dari kalangan anak-anak dan remaja.

“Saya sangat mengapresiasi dan menghargai anak-anak yang mau berjuang untuk mencari prestasi sekaligus kebanggaan diri, keluarga, lingkungan dan daerah. Saat ini termasuk sulit dan langka anak-anak dan remaja yang mau berlatih keras, berjuang, karena sibuk oleh gadget. Maka ini adalah hal yang sangat positif untuk kita dukung bersama,” ujar Encun.

Pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Bekasi 2024 lalu, Cibitung menyumbang 2 medali emas.
“Ini membuktikan anak-anak Cibitung sebetulnya banyak yang memiliki talenta. Mudah-mudahan dengan latihan, semangat dan kerja keras bisa jadi kebanggaan serta bisa membantu masa depan kalian, karena prestasi olahraga itu banyak manfaatnya,” urai Encun lagi.

Di kejuaraan Bharaduta Menpora 2025 yang akan dihelat pada Sabtu (8/11) dan Minggu (9/11) di GOR PKP Ciracas Jakarta ini, dia mengharapkan para atlet bisa bertanding mengeluarkan kemampuan semaksimal mungkin dan mencapai hasil terbaik.

Sejumlah atlet yang turun seperti Azzura Zahara Harahap, juara bertahan kumite kadet -47 kg putri di kejuaraan yang sama tahun lalu, Lavanya Yuko di kumite usia dini putri +25 kg, Fanny Afnan, kumite kadet putri +61 kg putri, Yodha Apta, kumite kadet putra -70 kg, Rara dan Dirga.

Dengan eksistensi dojo Fighter Karate School, dia mengharapkan dari kecamatan Cibitung bisa terus melahirkan prestasi atlet-atlet karate ke jenjang provinsi, nasional dan internasional.

“Maka program-program olahraga selalu kami suport, dan belum lama dari cabor futsal sampai bertanding ke luar negeri. Bahkan bukan hanya olahraga, tapi juga seni dan budaya. Hal-hal yang berkontribusi positif, edukatif, inspiratif pasti kami dukung,” urainya.

Sementara itu, pelatih dojo Fighter Karate School, Advanand Khalia Harahap, S.Or (DAN II) menjelaskan, pihaknya memang khusus membina calon-calon atlet karate. “Tidak mudah memang untuk membina anak-anak dan remaja menjadi atlet. Tapi kami akan terus berupaya maksimal mencari dan menggali potensi-potensi anak-anak dan remaja sehingga berhasil mencapai prestasi,” ungkapnya.(ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *