oleh

Bangkit Kumpulkan Petenis Meja Pelatda DKI di Kebon Jahe

JAKARTA-Petenis meja Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) DKI bakal dikumpulkan oleh Ketua Umum Pengprov PTMSI DKI RBJ Bangkit di Hall Tenis Meja Kebon Jahe, Tanah Abang

Bukan tanpa sebab seorang Bangkit mengumpulkan petenis meja DKI. Bangkit ingin atlet Pelatda itu memiliki prestasi yang hebat dengan tujuan medali emas di PON Aceh-Sumut tahun 2024 yang akan pada September ini.

“Saya ingin mengumpulkan atlet utama tenis meja DKI dalam Pelatda Terpadu dan Non Terpadu,” jelasnya.

Dikatakan Bangkit yang juga pengacara kondang ini, untuk Pelatda Terpadu adalah untuk bagian putri karena putri merupakan peraih medali emas di Babak Kualifikasi PON yang digelar Agustus 2023 lalu. Sedang di bagian putra mengikuti Pelatda Non Terpadu karena Bagus dan kawan kawan hanya menempati posisi ketiga.

Lalu apa bedanya Terpadu dan Non Terpadu?. Bangkit menjelaskan kalau Terpadu akan secara kontinyu berlatih sepekan penuh sementara Non Terpadu hanya berlangsung selama lima hari saja.

Bagi atlet yang melanggar, jelasnya, akan diberikan sanksi yakni memulangkan honorium kepada KONI DKI selalu pemberi anggaran

“Jadi kepada atlet tenis meja jangan main main dengan sanksi ini. Mereka harus serius berlatih,” jelasnya.

Selain itu mulai tahun 2024 ini tidak ada lagi atlet yang bertanding tanpa sepengetahuan Pengprov

” Kalau tahun2023 lalu kami masih memberikan toleransi mereka tampil di berbagai turnamen mengatasnamakan klub atau pribadi. Karena atlet memang butuh jam terbang,” pungkasnya.(bu)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *