oleh

Menhan Sjafrie Kumpulkan Puluhan Jenderal Senior: Bedah Strategi Perang hingga Pembangunan 590 Batalyon

JAKARTA – Gedung Kementerian Pertahanan (Kemhan) mendadak “bergetar”. Aura kewibawaan terpancar saat Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin mengumpulkan puluhan purnawirawan jenderal bintang empat dan bintang tiga dari tiga matra di Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2026) pagi.

​Pertemuan strategis tingkat tinggi ini menjadi sangat krusial di tengah suhu geopolitik global yang kian mendidih. Bukan sekadar reuni, para “Singa” TNI ini turun gunung untuk membedah arah kebijakan pertahanan nasional hingga rencana ambisius pembangunan ratusan batalyon baru.

​Sinergi Senior dan Prajurit Aktif

​Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Siagian, mengungkapkan bahwa forum ini adalah jembatan pemikiran strategis yang menghubungkan sejarah dan masa depan.

​”Ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Kita memperkuat sinergi antara generasi prajurit aktif dengan para senior yang memiliki akar historis kuat, agar kebijakan kita tetap responsif terhadap tantangan masa depan,” tegas Rico secara lugas.

Strategi Defensif Aktif: Jaga Kedaulatan Tanpa Gaduh

​Dalam paparannya, Brigjen TNI Rico Siagian menekankan bahwa Indonesia tetap teguh pada strategi defensif aktif. Fokus utama adalah menjaga kedaulatan negara secara total tanpa mengganggu stabilitas kawasan.

​”Ada tiga pilar utama yang dibahas: penataan organisasi, modernisasi alutsista yang lebih gahar, serta pengembangan SDM. Kita sedang membangun kekuatan pertahanan yang adaptif, profesional, dan berkelanjutan,” ujarnya memberikan gambaran tajam.

Gebrakan 590 Batalyon Teritorial

​Satu isu yang diprediksi bakal menjadi “bom” informasi bagi publik adalah rencana pembangunan 590 Batalyon Teritorial Pembangunan dan Ketahanan Pangan.

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto telah memaparkan peta jalan (roadmap) kekuatan besar ini kepada para purnawirawan.

​”Targetnya jelas dan terukur. Setiap tahun akan dibangun 150 Batalyon Teritorial Pembangunan. Ini langkah konkret penguatan kewilayahan sekaligus menjaga ketahanan pangan nasional,” tambah Rico.

​Isu Geopolitik Panas: AS, Lebanon, hingga Selat Hormuz

​Pertemuan tersebut juga menjadi ajang Menhan Sjafrie memberikan update terkini mengenai diplomasi pertahanan internasional, termasuk komunikasi dengan Secretary of War Amerika Serikat, Pete Hegseth.

​Tak ketinggalan, isu sensitif seperti Letter of Intent (LoI) TNI hingga gejolak di Lebanon Selatan dan Selat Hormuz turut dibedah. Rico memastikan masukan dari para jenderal senior ini akan menjadi bahan evaluasi penting yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto.

​”Respons para purnawirawan sangat positif. Meski sudah di luar jajaran formal, mereka tetap memberikan pandangan konstruktif. Ini adalah momentum sinergi yang sangat produktif demi kedaulatan NKRI,” pungkas Rico.

DAFTAR LENGKAP TOKOH YANG HADIR

PIMPINAN KEMHAN dan TNI (AKTIF)

  • ​Kementerian Pertahanan: Menhan Jenderal TNI (Purn.) Sjafrie Sjamsoeddin, Wamenhan Marsekal Madya TNI (Purn.) Donny Ermawan Taufanto, Sekjen Letjen TNI Tri Budi Utomo, Irjen Letjen TNI Rui Duerte, Kabaloghan Marsekal Madya TNI Jusuf Jauhari.
  • ​Mabes TNI: Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
  • ​Kepala Staf Angkatan: KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.

DAFTAR HADIR PURNAWIRAWAN TNI

  • ​TNI AD: Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo, Jenderal TNI (Purn) Andika Muhammad Perkasa, Jenderal TNI (Purn) Agustadi Sasongko, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Letjen TNI (Purn) Valentinus Suhartono Suratman, Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Letjen TNI (Purn) Fadillah, Letjen TNI (Purn) Bambang Darmono.
  • ​TNI AL: Laksamana TNI (Purn) Agus Suhartono, Laksamana TNI (Purn) Yudo Margono, Laksamana TNI (Purn) Siwi Sukma Adji, Laksamana TNI (Purn) Marsetio, Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi, Letjen TNI (Purn) Mar. Muhammad Alfan Baharudin.
  • ​TNI AU: Marsekal TNI (Purn) Djoko Suyanto, Marsekal TNI (Purn) Imam Sufaat, Marsekal TNI (Purn) Ida Bagus Putu Dunia, Marsekal TNI (Purn) Agus Supriatna, Marsdya TNI (Purn) Imran Baidirus, Marsdya TNI (Purn) Hadiyan Sumintaatmadja. (aga/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *