JAKARTA – Turnamen Mini Soccer Piala Wali Kota Jakarta Barat (Jakbar) tahun 2026 mukai bergulir. Pembukaan dilakukan Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim di Lapangan Maroedja Sport Park, Kelurahan Meruya Utara, Kecamatan Kembangan, Jumat (10/7).
Turnamen berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (10/7) hingga Minggu (12/7), diikuti 18 tim dari unsur Forkopimko dan masyarakat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-499 Kota Jakarta.
Asisten Kesejahteraan Rakyat (Askesra) Sekda DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, mengatakan penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Jakarta Barat dalam mendorong gaya hidup sehat sekaligus menyediakan ruang positif bagi masyarakat melalui olahraga.
“Mini soccer bukan sekadar olahraga rekreasi, tetapi sudah menjadi cabang olahraga yang dipertandingkan di tingkat internasional. Karena itu, pembibitan atlet harus dimulai sejak dini. Hal ini menjadi bagian penting dalam mendukung kemajuan dunia olahraga, khususnya sepak bola,” katanya.
Menurut Ali, turnamen bukanlah tujuan akhir, melainkan sarana untuk membangun semangat masyarakat agar aktif berpartisipasi dalam kegiatan olahraga. Lebih penting adalah proses pembinaan sebelum maupun sesudah kompetisi berlangsung.
“Paling utama adalah prosesnya, yaitu bagaimana kita menggerakkan seluruh potensi masyarakat agar ikut berpartisipasi dan terlibat dalam kegiatan seperti ini. Setelah itu, para peserta harus terus dibina secara berkesinambungan,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah berharap turnamen mini soccer ini menjadi penutup rangkaian kegiatan olahraga dalam memeriahkan HUT ke-499 Kota Jakarta yang telah dimulai sejak Juni 2026 melalui berbagai kompetisi olahraga.
Pemkot Jakarta Barat berkomitmen menjadikan turnamen tersebut sebagai agenda tahunan.
“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain menyemarakkan HUT Kota Jakarta, turnamen ini menjadi wadah mempererat kebersamaan antara pemerintah, Forkopimko, TNI, Polri, dan masyarakat,” ujar Iin.
Menurutnya, turnamen ini juga menjadi sarana pencarian bibit atlet sepak bola muda yang nantinya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat serta Pusat Pendidikan dan Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP).
Banyak talenta muda yang tampil dalam turnamen ini. Setelah kompetisi selesai, mereka akan diarahkan mengikuti pembinaan lebih lanjut. “Anak-anak yang memiliki potensi juga dapat melanjutkan pembinaan di sekolah atlet agar menjadi atlet berprestasi,” jelasnya.
Iin juga mengapresiasi tingginya antusias masyarakat yang memanfaatkan fasilitas olahraga di Maroedja Sport Park, Meruya Utara yang baru diresmikan beberapa bulan lalu.
“Setiap hari masyarakat datang ke sini untuk berolahraga, mulai dari jogging, bermain basket hingga mini soccer. Ini menunjukkan fasilitas publik seperti ini memang sangat dibutuhkan masyarakat. Ke depan kami berharap setiap wilayah di Jakarta Barat memiliki ruang olahraga yang memadai,” ujarnya. (ta)







Komentar