JAKARTA – Agribisnis Pengolahan Hasil Perikanan (APHPi) memang menjadi konsentrasi keahlian yang baru dibuka SMK Negeri 4 Kota Bengkulu tiga tahun lalu. Namun meski baru, konsentrasi keahlian tersebut sudah menghasilkan deretan produk unggulan berbahan baku ikan laut. Mulai dari krupuk tulang ikan, abon ikan tuna, basreng ikan, tekwan, dimsum udang ,es krim rumput laut, nungget ikan dan berbagai produk makanan frozen lainnya.
Deretan produk unggukan berbahan ikan laut tersebut diusung SMK Negeri 4 Kota Bengkulu pada event “Indo Livestock 2024 Expo dan Forum” yang digelar Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi di Jakarta Convention Center (JCC).
“Agribisnis pengolahan hasil perikanan memang sedang kami dorong untuk menjadi unggulan di SMK N 4 Kota Bengkulu,” kata Diah Azhari, guru SMK N 4 Kota Bengkulu dijumpai di lokasi pameran, Jumat (19/7/2024).
Selain kosentrasi keahlian APHPi, SMKN 4 Kota Bengkulu juga memiliki bidang keahlian lain yakni Teknik Sepeda Motor, Teknik Bodi Kendaraan Ringan, Teknik Bodi Otomotif, Rekayasa Perangkat Lunak, Nautika Kapal Penangkap Ikan dan Teknika Kapal Penangkap Ikan. Semua konsentrasi bidang keahlian tersebut sudah menjalin kerjasama dengan industry sehingga lulusan SMK N 4 Kota Bengkulu dapat terserap di dunia kerja.
Diakui Diah, selain kemaritiman, konsentrasi bidang APHPi kini menjadi unggulan SMK N 4 Kota Bengkulu. Sebab sebagai provinsi dengan wilayah pantai, potensi untuk mengembangkan ekonomi kelautan sangat besar.
“Kami daerah pesisir, banyak hasilkan perikanan terutama ikan laut sehingga ikan laut memiliki potensi dikembangkan,” lanjutnya.
Terlebih banyak siswa yang memang memiliki latar belakang keluarga nelayan. Sehingga APHPi akan menjadi nilai tambah ketika siswa terjun menekuni profesi sebagai nelayan.
Saat ini APHP baru meluluskan siswa satu angkatan. Meski demikian angka penyerapan ke dunia kerja sudah cukup baik mencapai lebih dari 50 persen. “Sisanya kebanyakan kerja mandiri, mengolah hasil ikan tangkapan,” jelasnya.
Diah berharap dibukanya konsentrasi keahlian APHPi akan berkontribusi terhadap perekonomian masyarakat Kota Bengkulu terutama dari sektor perikanan.
Dengan fasilitas TEFA yang memadai, SMK N 4 Kota Bengkulu lanjut Diah siap untuk menjadi Badan Layanan Umum (BLU). Fasilitas TEFA tersebut antara lain ruang praktik siswa APHPi, ruang komputer -CoE RPL, bengkel Tefa Yamaha, tempat uji kompetensi (TUK) ANKPAIN & ATKAPIN.







Komentar