oleh

Satgas Covid-19 Beraninya cuma Sama Pedagang

-Nasional-316 views

POSKOTA.CO – Penegakan protokol kesehatan COVID-19 hanya berlaku untuk pedagang dan rakyat tak berlaku terhadap elite agama dan elite politik. Abdul Mu’ti, Sekum PP Muhamadiyah membandingkan hal tersebut dengan pedagang di pasar kehilangan mata pencaharian akibat COVID-19.

Aneh memang, pedagang pasar diuber-uber, bahkan tidak boleh jualan karena dianggap tidak memenuhi protokol COVID-19. Mereka kehilangan mata pencaharian karena COVID-19. Tapi, elite politik dibiarkan melanggar protokol saat Pilkada, elite agama dibiarkan melanggar hanya karena orang besar…,” kata Mu’ti dalam akun Twitter @Abe_Mukti seperti dilihat, Minggu (15/10/2020). Mu’ti telah mengizinkan cuitan tersebut untuk dikutip.

Mu’ti juga membuat serangkaian cuitan terkait 108 tahun Muhammadiyah. Mu’ti menegaskan Muhammadiyah selalu berada di garda terdepan untuk menyelesaikan masalah di tengah pandemi COVID-19.”@muhammadiyah sejak awal sudah berjuang bahkan berjihad menanggulangi Covid-19, melalui @mucovid19, menerbitkan fatwa, dan berbagai layanan sosial untuk masyarakat yang terdampak,” kata Mu’ti.

Mu’ti juga sebelumnya meminta Satgas COVID-19 menegur kerumunan yang terjadi di acara Habib Rizieq Syihab. Muhammadiyah menilai kegiatan yang tidak mematuhi protokol kesehatan harus ditertibkan.

“Aparatur pemerintah, khususnya satgas COVID-19, seharusnya berani menegur dan menertibkan semua acara yang tidak mematuhi protokol, termasuk acara Habib Rizieq Syihab,” ujar Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Abdul Mu’ti kepada wartawan, Jumat (13/11).

Menyinggung masalah pemberian masker saat acara pernikahan anak pentolan FPI, Doni sebagai komandan mengakuinya hal itu dimaksudkan untuk mencegah. Disayangkan netizen, sudah jelas itu mengundang kumpulan orang banyak tapi tak ditindak. “Dipasar ditindak, tempat ngopi dibubarkan, kenapa ini dibiarkan,” ungkap seorang netizen saat dialog dengan radioa elshinta.
Perlu dipahami dan dimengerti hanya tim medis yang perlu dibanggakan dan perjuangan mereka patut diberikan penghargaan (tim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *