oleh

Saat Pandemi, Kriminalitas Meningkat, Pemerintah dan Masyarakat Harus Bersinergi

POSKOTA.CO – Saat pandemi, angka kriminalitas meningkat sebagai dampak terganggunya sektor ekonomi akibat Covid-19. Banyak pekerja atau karyawan yang diputus hubungan kerja oleh perusahaannya dengan alasan bangkrut, pedagang yang sepi pembeli dan lainnya.

Dari catatan Kepolisian, beberapa kasus yang mengalami peningkatan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kasus narkoba, dan penipuan. Di sisi lain, Kapolda juga menyoroti maraknya aksi curas/curat dengan sasaran minimarket.

Pengamat sosial, Mintarsih A Latif, sangat prihatin meningkatnya angka kriminalitas saat pandemi Covid-19. “Pemerintah harus lebih intensif lagi memberikan bantuan sosial (bansos) bagi masyarakat begitu pula kepedulian sektor swasta untuk membantu masyarakat,” kata Mintarsih di Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Mintarsih mengungkapkan, keterbatasan gerak selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) membuat masyarakat banyak yang tak bisa memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

“Rasa frustrasi itulah yang bisa memicu seseorang untuk melakukan tindak kekerasan dan kejahatan. Coba kita perhatikan setiap pelaku kriminalitas yang tertangkap polisi selalu beralasan kesulitan ekonomi,” ujarnya.

Lebih lanjut Mintarsih mengatakan, Covid-19 memang berimbas pada semua aspek kehidupan masyarakat. Dari mulai pengangguran, peningkatan angka kemiskinan, hingga kejahatan.

“Oleh karena itu diharapkan pemerintah bergerak cepat mengatasinya dan bansos-bansos diberikan secara berkelanjutan sampai ekonomi negara bangkit kembali,” tutup pengamat sosial, Mintarsi A Latif. (miv)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *