JAKARTA-Nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia atau bidang literasi ternyata lebih tinggi dibanding nilai numerasi atau Matematika untuk jenjang SD dan SMP sederajat 2026 berdasarkan data rata-rata Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM Kemendikdasmen).
“Nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia 60,14 untuk jenjang SD sederajat, dan 60, 83 untuk jenjang SMP sederajat. Sedangkan nilai Matematika tingkat SD sederajat sebesar 43,41 dan Matematika SMP sederajat nilai reratanya 40,35,” kata Kepala BKPDM Kemendikdasmen Toni Toharudin dalam keterangan persnya, Selasa (26/05/2026).
Menurut Toni, dari data tersebut dapat ditarik Kesimpulan bahwa kemampuan literasi bahasa Indonesia ini relatif lebih baik dibandingkan dengan numerasi dan matematika, baik untuk SD maupun SMP. Oleh karena itu maka kemampuan berpikir logis murid harus lebih diperkuat.
“Kemampuan literasi Bahasa Indonesia ini relatif lebih baik dibandingkan dengan numerasi dan matematika, baik untuk SD maupun SMP. Hal ini menjadi tanda penting bahwa kemampuan berpikir logis siswa utamanya di bidang numerasi harus lebih diperkuat,” tambah Toni.
Ini menjadi sinyal penting bahwa penguatan kemampuan berpikir logis, kemudian penalaran matematis, dan juga pemecahan masalah itu masih perlu terus diperkuat di dalam proses pembelajaran sehari-hari di setiap satuan pendidikan,
Sementara itu Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikdasmen Rahmawati mengumumkan nilai rerata nasional hasil TKA jenjang SD dan SMP sederajat: Jenjang SD 1. Bahasa Indonesia: 60,14 2. Matematika: 43,41 Jenjang SMP 1. Bahasa Indonesia: 60,83 2. Matematika: 40,34.
Kendati demikian, hasil TKA tidak bisa diakses langsung oleh murid tetapi hanya sekolah yang bisa mengakses. Sekolah akan mengakses nilai TKA dalam Bentuk Daftar Kolektif Hasil TKA (DKHTKA) kemudian jika sudah melakukan verifikasi data murid bisa langsung menandatangani Surat Pertanggung Jawaban Mutlak (SPTJM) untuk mengunduh SHTKA.
“Nanti bisa dengan SPTJM langsung memberikan akses kepada semua satuan pendidikan di wilayahnya untuk setiap satuan pendidikan mengunduh SHTKA,” jelas Rahmawati. (fs)







Komentar