oleh

Membakar Semangat “Merah Putih” SPPI Lewat Cangkul dan Jala di Lanud Halim

​JAKARTA – Bela negara tidak selalu berbicara tentang senjata. Di tangan generasi muda, ketahanan pangan adalah peluru terbaik untuk menjaga kedaulatan bangsa. Semangat inilah yang terpancar kuat saat Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur menyambut para Sarjana Penggerak Pembangun Indonesia (SPPI) dari Koperasi Desa/Kelurahan dan Kampung Nelayan Merah Putih, Sabtu (11/7).

​Di bawah terik matahari, puluhan sarjana muda ini diajak melihat langsung bagaimana kedaulatan bangsa di masa depan ditentukan oleh apa yang kita tanam hari ini.

​Dari Teori ke Tanah: Menyentuh Akar Kemandirian

Para peserta langsung diajak turun ke lapangan oleh Kasubsinatdirga Sitahwildirgap Dinas Teritorial Lanud Halim Perdanakusuma, Mayor Tek Jumadi. Mereka melihat, menyentuh, dan belajar langsung dari lahan pertanian serta fasilitas perikanan produktif yang dikelola mandiri oleh pangkalan udara tersebut.

“Ketahanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Masa depan pangan kita ada di tangan anak-anak muda yang mau peduli dan bergerak mengelola potensi lokal secara berkelanjutan,” ujar Mayor Tek Jumadi dengan penuh penekanan.

​Langkah kaki para peserta menyusuri hijaunya tanaman dan riak air kolam ikan menjadi bukti nyata: jika sebuah pangkalan militer bisa menyulap buminya menjadi lumbung pangan, maka desa-desa tempat para sarjana ini mengabdi pun pasti bisa melakukan hal yang sama.

Pulang Sebagai Penggerak

​Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., menegaskan bahwa perut rakyat yang kenyang adalah fondasi utama pertahanan negara yang tangguh. Lewat edukasi yang menyentuh hati ini, ia berharap para peserta pulang membawa api perubahan.

​“Kami ingin adik-adik SPPI tidak hanya pulang membawa teori, tapi membawa semangat menyala untuk menjadi penggerak pembangunan di daerah masing-masing. Jadilah motor kemandirian di desa kalian,” harap Marsma TNI Ali Gusman.

​Melalui langkah kecil yang membumi ini, Lanud Halim Perdanakusuma tidak hanya sedang menanam padi atau membesarkan ikan, melainkan sedang menyemai benih-benih manusia unggul yang siap menjaga martabat bangsa lewat kemandirian pangan. Demi Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan tak mudah goyah. (aga/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *