oleh

Ribuan Warga dan Prajurit TNI AU Lanud Halim Menyatu, Bersorak Nobar Final Piala Dunia 2026 di Atas Velbed

JAKARTA–Komitmen TNI Angkatan Udara untuk mendarmabaktikan kiprahnya sekaligus merangkul rakyat yang telah membesarkannya kembali terwujud nyata. Menjelang puncak peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 yang jatuh pada 29 Juli 2026 mendatang, Lanud Halim Perdanakusuma menggelar rangkaian aksi kemanusiaan maraton di Lapangan Sepak Bola Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, yang ditutup dengan sorak-sorai “Nobar Gembira” Final Piala Dunia 2026, Senin dini hari (20/7/2026).

​Jalinan kemesraan dan kepedulian sosial ini dirajut sejak fajar menyingsing. Dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., aksi dimulai dengan kerja bakti massal. Para prajurit berseragam olahraga bahu-membahu bersama warga membersihkan area lapangan dan lingkungan sekitar.

​Tak sekadar menjaga kebersihan, Lanud Halim Perdanakusuma juga menggelar aksi kemanusiaan donor darah. Ratusan kantong darah berhasil terkumpul dari para prajurit dan warga sekitar, menjadi simbol nyata bahwa setetes darah dirgantara dan rakyat mengalir demi tujuan kemanusiaan yang sama.

​Memasuki siang hari, denyut sosial kian dinamis dengan digelarnya Bazar Gembira yang digerakkan oleh kaum ibu. Deretan stan kuliner dan kerajinan lokal tidak hanya menghidupkan urat nadi ekonomi warga, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi yang hangat di tengah terik matahari.

​Suasana lapangan disulap bak stadion mini yang megah saat malam puncak tiba. Sebuah layar LED raksasa berdiri kokoh di bawah sorot lampu panggung, mempertegas pesan mendalam melalui slogan “Bakti TNI AU – Indonesia Maju” dan “Indonesia Adalah Kita”. Di bawah layar itu, Lanud Halim Perdanakusuma menggelar ratusan velbed (ranjang lipat militer) agar lebih dari 2.000 warga lintas generasi bisa menikmati laga pamungkas Argentina kontra Spanyol dengan nyaman. Beberpa televisi ukuran besar turut dipasang di sayap kanan kiri untuk memudahkan penonton menyaksikan laga tim keaayangannya.

​Atmosfer humanis terasa begitu kental saat Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., didampingi Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 2/D.I Lanud Halim Perdanakusuma berjalan menyusuri lapangan. Mereka membaur tanpa sekat, menyapa hangat, dan menjabat erat tangan warga. Rombongan Pengurus PIA Ardhya Garini serta Kepala Staf Komando Daerah Udara I (Kas Kodau I) Marsma TNI Arief Hartono, S.H., MNSA., juga tampak duduk di barisan depan, melebur dalam ketegangan pertandingan. Kemeriahan pun pecah saat riuh sorak warga menyambut pembagian berbagai doorprize, dengan hadiah utama sebuah sepeda listrik.

“Kami ingin TNI AU selalu hadir di tengah masyarakat. Melalui momentum Hari Bakti ini, kami ingin mendarmabaktikan kiprah nyata di bumi. Bukan hanya bertugas menjaga kedaulatan di langit dirgantara, tetapi juga merangkul, membangun kedekatan, dan mempererat persatuan bersama rakyat yang membesarkan kami,” tutur Danlanud Halim Perdanakusuma, Marsma TNI Ali Gusman, S.T., M.M., dengan penuh ketulusan.

​Peluit panjang akhirnya berbunyi, menandai kemenangan tipis Spanyol 1-0 atas Argentina. Laga  sepak bola dunia telah usai, namun bagi ribuan warga Lubang Buaya, rangkaian kegiatan dari donor darah hingga nobar velbed ini akan selalu dikenang sebagai bukti otentik betapa TNI AU begitu dekat, membumi, dan dicintai seutuhnya oleh rakyat. (aga/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *