oleh

Masyarakat Diperkenalkan Metrologi Legal demi Tercipta Tertib Ukur

-Nasional-48 views

POSKOTA. CO – Membangun citra dan memperkenalkan metrologi legal kepada masyarakat merupakan salah satu kunci terwujudnya tertib ukur. Aspek kreatif dan inovatif menjadi tantangan dalam memproduksi konten-konten material publikasi baik itu dalam media cetak maupun dalam media sosial.

“Memperkenalkan metrologi kepada masyarakat merupakan tantangan besar bagi Direktorat Metrologi dan Unit Metrologi Legal mengingat istilah metrologi masih belum familiar di telinga masyarakat. Perlu strategi yang jitu untuk menciptakan hal-hal yang kreatif yang menarik dan mudah diingat oleh masyarakat,” kata Rusmin Amin, Direktur Metrologi dalam Webinar  “Bedah Komunikasi Visual METizen” yang dihadiri oleh 709 peserta terdiri dari:  Unit Metrologi Legal, mahasiswa, dosen, widyaiswara, dan pegawai di lingkungan Kementerian Perdagangan, Kamis (10/9/2020).

Rusmin Amin menambahkan,  media sosial merupakan salah satu sarana yang potensial untuk memperkenalkan metrologi kepada masyarakat secara luas dengan berbagai karakteristik. METizen atau Metrologi Citizen adalah satu satu komunitas yang dibangun dalam rangka mencitrakan metrologi dalam upaya mewujudkan tertib ukur itu sendiri.

Banung Grahita SDs, MDs, PhD, ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual, Institut Teknologi Bandung yang menjadi narasumber pada Webinar “Bedah Komunikasi Visual METizen” menyampaikan bahwa untuk membuat konten yang menarik harus dapat menghadirkan informasi dan emosi, sehingga dapat menghadirkan aspek rasa dan dapat memberikan stimulus secara visual. “Memperkenalkan metrologi melalui media komunikasi visual perlu dilakukan dengan memproduksi konten-konten yang kreatif sehingga dapat mengemas suatu permasalahan secara holistic, dilihat dari berbagai sudut pandang. Hal ini menarik dan perlu disesuaikan dengan target audiens, pesan yang ingin disampaikan dan media yang digunakan,” kata Banung.

Sementara itu, dosen Ilmu Komunikasi Unpad, Wenny Widyawati, S.Sos., M.Si. menambahkan bahwa unsur-unsur dalam komunikasi adalah berawal dari siapa sumbernya, apa pesannya, saluran mana yang digunakan, siapa penerimanya, apa efeknya, dan apa umpan balik yang diharapkan. “Komunikasi publik dapat dimulai melalui hal-hal yang sederhana, dengan membuat beberapa analogi untuk lebih memudahkan”, lanjut Wenny Widyawati, S.Sos., M.Si.

Mempromosikan metrologi kepada masyarakat luas melalui media-media sosial dengan konten-konten kreatif merupakan salah satu langkah Direktorat Metrologi untuk membantu pemerintah daerah dalam mewujudkan tertib ukur di daerah. “Dengan pembekalan ini diharapkan Unit Metrologi Legal Kabupoaten/Kota berani untuk berkreasi dan memunculkan ide-ide kreatif dalam memperkenalkan pelayanan metrologi legal di daerah dan mempromosikan metrologi,” ujar Rusmin Amin.

LOMBA METROLOGY TIKTOK CHALLENGE

Salah satu cara membangun jiwa kreatif antar Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota, Direktorat Metrologi mengadakan lomba “Metrology Tiktok Challenge”. Lomba dalam rangka hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-75 diikuti oleh 26 Peserta yang sebagian besar berasal dari Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota dan Mahasiswa Akademi Metrologi.

“Metrology Tiktok Challenge yang dilakukan oleh Direktorat Metrologi bagi kami merupakan tantangan agar kami dapat menuangkan ide-ide kreatif kami dalam video singkat untuk memperkenalkan tentang apa yang kami lakukan sehari-hari dalam memberikan pelayanan metrologi legal”, ujar Reni Septia, Kepala UML Kota Cimahi yang juga peserta lomba “Metrology Tiktok Challenge”.

Membangun jiwa kreatif, inovatif dan komunikatif menjadi agenda Direktorat Metrologi ke depan dalam meningkatkan pemahaman masyarakat di bidang metrologi legal. “Diharapkan dengan semakin banyak masyarakat yang mengenal metrologi, target terwujudnya tertib ukur dapat terlaksana. Semakin banyak ide kreatif yang muncul dari seluruh Unit Metrologi Legal Kabupaten/Kota tentunya akan memberikan nilai positif dalam meningkatkan citra atau branding metrologi,” ujar Rusmin Amin. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *