oleh

Kodam Jaya Klarifikasi Berita Medsos Kompleks Perumahan Dinas Terpapar Radikaslisme

POSKOTA.CO – Komando Daerah Militer (Kodam) Jaya segera melakukan tindakan cepat atas beredarnya informasi di media sosial yang mengatakan bahwa kompleks perumahan dinas Kodam Jaya telah terpapar paham radikalisme.

Pada berita yang beredar, Kodam Jaya dikaitkan dengan tempat tinggal diduga pemilik akun Opposite 6890 berada di Kompleks Kodam Jaya Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

“Telah dilaksanakan penyelidikan atas hal ini, dan diperoleh hasil bahwa berdasarkan fakta informasi ini tidak benar,” kata Kapendam Jaya yang diwakili oleh Wakapendam, Letkol Arm Joko Setiyo K.

Menurut Letkol Joko, Kodam Jaya perlu menjelaskan berita tak berdasar tersebut, agar semua menjadi terang benderang.

Ia mengatakan, seiring dengan beredarnya postingan di media sosial berupa gambar yang di dalamnya terdapat tulisan antara lain: “Keluarga Besar Pensiunan Kodam Jaya Terpapar Radikalisme” dan “Kasad Harus Bertindak Bersihkan Jaringan Radikalisme di Kompleks Kodam Jaya”, di mana hal itu dikaitkan dengan keterangan bahwa, Alfiyah Tiara Ayunda (diduga pemilik akun opposite6890), seolah-olah tinggal di Kompleks Kodam Jaya di Jalan Bambu Petung, No 32, RT 01/07, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur.

Berdasarkan hasil pengecekan dan pendalaman yang dilakukan oleh pihak Kodam Jaya, ditemukan fakta bahwa rumah dengan alamat tersebut ditempati oleh personel organik Kodam Jaya Sertu Dede, yang saat ini masih berdinas aktif di Korem 051/Wkt.

Diduga Alfiyah Tiara Ayunda memang pernah tinggal bersama kakek dan neneknya di rumah tersebut, namun sejak tahun 2015 keluarga tersebut sudah pindah rumah.

Sebagai bagian dari institusi TNI, Kodam Jaya terus melaksanakan upaya pengamanan untuk mencegah masuknya paham radikalisme ke dalam lingkungannya.

“Kami memiliki sistem pengawasan dan pengendalian internal terhadap prajurit dan keluarganya yang tinggal di asrama. Jadi bila ada indikasi terpapar atau hal apa pun, tentu kami akan segera mengetahui dan segera mengambil tindakan,” tegas Wakapendam Jaya. (ymd)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *