DEPOK – Jajaran anggota dan pengurus PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Depok mengikuti kegiatan Coklit Legalisasi TNI AD yang diselenggarakan Kesatuan Kodam Jaya dalam rangka penyelarasan perhitungan pemakaian dan tagihan listrik.
“Kegiatan Coklit Legalisasi ini sangat penting untuk memastikan data pelanggan listrik, khususnya di lingkungan TNI AD, akurat dan mutakhir,” kata Manager UP3 Depok, Martha Adi Nugraha, Jumat (14/2).
Pelaksanaan Legailsasi Coklit di Kodam Jaya tidak hanya diikuti PLN UP3 saja namun juga perwakilan dari PLN Unit Induk Distribusi (UID) Banten, PLN UID Jaya, UP3 Bekasi, serta Perusahaan Air Minum Seluruh Indonesia (PERPAMSI).
Ini menunjukkan komitmen bersama untuk meningkatkan akurasi data pelanggan dan memastikan transparansi dalam pengelolaan energi, katanya dalam rangka penyelarasan perhitungan pemakaian dan tagihan listrik.
Menirit dia, dengan data yang valid, kita dapat memberikan pelayanan yang lebih baik dan menghindari potensi kesalahan dalam perhitungan tagihan setiap bulan.
Sementara itu, Agung Murdifi, General Manager UID Jawa Barat, mendukung dan mengapresiasi inisiatif ini sebagai langkah positif dalam mempererat hubungan antara PLN dan TNI AD.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi instansi lain untuk bersama-sama menjaga validitas data pelanggan demi pelayanan yang prima,” ujarnya.
Pelaksaan Colkit Legalisasi terdiri dari pencocokan data pelanggan, pemeriksaan instalasi listrik, serta sosialisasi mengenai penggunaan listrik yang efisien dan aman, imbuhnya yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik PLN maupun TNI AD untuk menciptakan sistem kelistrikan yang handal dan akuntabel. (anton/fs)








Komentar