oleh

Kemhan Luncurkan Dua Kapal Angkut Tank Produksi Dalam Negeri 

POSKOTA.CO-Kementerian Pertahanan RI (Kemhan) kembali menambah kekuatan alutsista TNI Angkatan Laut dengan berhasil menyelesaikan proses pembuatan  dua unit jenis Kapal Angkut Tank AT-8 dan AT-9. Pembuatan dua kapal ini merupakan hasil kerjasama Kemhan dengan industri pertahanan dalam negeri  PT. Bandar Abadi Ship Builders and Dry Docks.

“Saya mengapresiasi penyelesaian pembangunan kedua Kapal Angkut ini yang hanya memakan waktu 22 bulan dari 30 bulan waktu yang direncanakan,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan (Sekjen Kemhan) Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, M.D.S., dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan oleh Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaranahan) Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng., di Batam.

Menurut Marsdya Donny, selanjutnya kedua Kapal Angkut Tank produksi PT. Bandar Abadi tersebut diberi nama KRI Teluk Weda-526 dan KRI Teluk Wondama-527. Dalam amanat tertulis tersebut Sekjen Kemhan menyampaikan bahwa kegiatan penamaan dan peluncuran kapal merupakan salah satu milestone pembangunan kapal yang menandai pertama kalinya kapal berada di air sehingga menjadi tradisi Angkatan Laut seluruh dunia untuk mengacarakannya.

Menyampaikan pesan tertulis Sekjen Kemhan Marsdya TNI Donny Ermawan Taufanto, Kabaranahan Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari menjelaskan pentingnya bagi Indonesia sebagai archipelagic state dalam memperkuat kemampuan mengamankan wilayah perairannya yang sangat luas melalui penambahan alutsista kapal secara bertahap hingga memenuhi jumlah proporsional yang dibutuhkan.

Memenuhi target Renstra-III Minimum Essential Force (MEF), Kabaranahan Kemhan yakin bahwa pembangunan kapal angkut tank merupakan bagian integral dari pembangunan kekuatan pertahanan negara pada umumnya dan kekuatan TNI AL. “Sesuai dengan perencanaan strategis yang telah ada, peluncuran Kapal Angkut Tank tersebut bertujuan memenuhi jumlah minimal kapal yang bisa dioperasikan dalam mendukung pemenuhan tugas”, tambah  Sekjen Kemhan.

Dalam sambutannya, Perwira Tinggi peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara Tahun 1988 tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Kapal Angkut Tank ke-8 dan ke-9 ini merupakan wujud kontribusi Kemhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, yang pada akhirnya dapat meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahteraan rakyat indonesia khususnya, untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi nasional akibat pandemi global Covid-19.

“Karenanya, saya mengharapkan agar industri pertahanan dalam negeri, dalam hal ini galangan kapal nasional dapat meningkatkan kemampuan untuk mampu berkompetisi di pasar global melalui peningkatan kapasitas produksi, manajemen, serta teknologi modern agar mampu bersaing dengan kompetitor luar negeri”, ujar Marsdya Donny.

“Kita harapkan kehadiran kedua kapal ini akan meningkatkan performa pelaksanaan tugas-tugas TNI Angkatan Laut. Untuk itu, kapal-kapal baru ini pada saat bertugas nanti agar diisi oleh sumber daya manusia yang tangguh terseleksi melalui tata kelola sumber daya manusia yang baik, sehingga pengoperasian sekaligus perawatan kapal ini dapat dilakukan secara optimal, disertai dengan manajemen yang tepat agar dapat menjalankan fungsi pangkalan dengan baik dalam hal pemeliharaan serta perawatan, sehingga kapal-kapal angkut tank ini dapat beroperasi secara berkesinambungan” tambahnya.

Acara Peluncuran Kapal ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Kasal Laksamana TNI Yudo Margono didampingi Kabaranahan Kemhan RI Marsda TNI Yusuf Jauhari, M.Eng., dan Komisaris PT. Bandar Abadi, Bapak Stanly Rojali, yang dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara. Sedangkan prosesi Shipnaming (Penamaan) KRI AT-8 dan AT-9  diawali dengan pemotongan pitakendi oleh Ny. Vero Yudo Margono selaku Ibu kandung kapal yang didampingi oleh Ny. Sjeicha Yusuf Jauhari beserta Direktur PT. Bandar Abadi Marslina Simanjuntak.yang dilanjutkan dengan peluncuran KRI Teluk Wondama-527. (*/rel)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *