oleh

Grup Siloam Hospitals Sediakan Layanan Gratis Skrining Kanker Payudara bagi 50 Ribu Wanita melalui Program SELANGKAH

JAKARTA – Grup Siloam Hospitals berkomitmen melanjutkan program SELANGKAH (SEmangat LAwan KAnker) setelah sebelumnya pada tahun 2023, program tersebut berhasil menyasar 12 ribu wanita Indonesia. Tahun 2024 ini, program SELANGKAH akan menyasar sekitar 50 ribu wanita Indonesia dari berbagai wilayah.

SELANGKAH adalah skrining payudara gratis untuk wanita Indonesia dengan menggunakan alat mamografi. Data Program SELANGKAH tahun 2023 menunjukkan dari 12 ribu wanita yang mengikuti skrining, 9% di antaranya terindikasi kanker payudara.

Dalam jumpa pers “SELANGKAH 2024: Mewujudkan Perubahan Lewat Deteksi Dini Kanker Payudara yang digelar di RS Siloam Agora, Jakarta Pusat pada Kamis (29/02/2024). dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi RS MRCCC Siloam Semanggi, mengatakan bahwa kanker payudara adalah salah satu kanker paling umum di seluruh dunia dan menjadi penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan wanita. Meskipun prevalensinya tinggi, deteksi dini dan perawatan yang tepat dapat mengurangi risiko kematian akibat penyakit ini secara signifikan.

Mengutip data Kementerian Kesehatan RI, 1 dari 8 wanita Indonesia diketahui menderita kanker payudara. Dan sekitar 70% pasien kanker payudara telah memasuki stadium 3 saat terdeteksi. Padahal, prognosis kemungkinan hidup pasien kanker payudara rata-rata dalam 5 tahun bisa mencapai 90-95% pada Stadium 1, 70-75% pada Stadium 2, serta 10-25% pada Stadium 3 dan 4.

“Tingginya angka prevalensi kanker payudara menunjukkan pentingnya deteksi dini kanker, baik secara mandiri maupun secara medis,” kata dr Jeffry.

Meskipun terdapat kemajuan dalam penanganan kanker, di Indonesia ternyata masih banyak masyarakat yang belum dapat mengakses atau mendapatkan layanan kanker yang layak sehingga menyebabkan banyaknya kematian karena kanker. Selain itu, beberapa faktor lain seperti kurangnya kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara reguler, rasa takut melakukan skrining, keterbatasan masyarakat dari sisi finansial untuk melakukan skrining kanker (angka penduduk miskin perkotaan masih cukup tinggi yaitu 7,5% menurut data BPS Maret 2022), serta kurangnya tenaga ahli.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Perusahaan Siloam Group, Ratih Hadinoto,  mengatakan sejalan dengan tema Hari Kanker Sedunia 2024, yakni ‘Close the Care Gap’ dan untuk melanjutkan komitmen Grup RS Siloam dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya deteksi dini dan menyediakan kemudahan akses, program SELANGKAH 2024 akan menargetkan skrining payudara gratis untuk 50.000 wanita di Indonesia. Program ini akan dijalankan di 14 RS Siloam yang tersebar di 12 kota, yaitu RS MRCCC Siloam Semanggi, Agora Cempaka Putih, TB Simatupang, Lippo Village Tangerang, Bogor, Surabaya, Jember, Denpasar, Kupang, Balikpapan, Makassar, Manado, Jambi, dan Palembang.

“Di tahun 2023, lebih dari 200 perusahaan dan komunitas, serta individu memberikan dukungan terhadap program ini melalui pemberian donasi. Grup RS Siloam kembali mengajak para mitra dan masyarakat umum untuk mendukung program SELANGKAH 2024,” jelasnya.

Ajakan tersebut dilakukan Siloam melalui berbagai kegiatan, diantaranya pertama adopt a Village: Apabila ada yang ingin berkontribusi dalam memberikan akses skrining payudara kepada wanita-wanita di wilayah tertentu yang memiliki keterbatasan akses, kita bisa memilih daerah/area yang ingin disponsori dari daftar yang sudah disusun atau mengusulkan daerah baru kepada Siloam.

Kedua, sponsor individu. Jika ada yang ingin berkontribusi dalam jumlah tertentu untuk memberikan akses skrining payudara ini kepada wanita-wanita yang memiliki keterbatasan akses kesehatan, kita bisa berdonasi sesuai dengan jumlah yang dikehendaki. “Dana ini akan kami kumpulkan untuk kemudian digunakan untuk daerah/area tertentu,” jelas Ratih.

Ketiga dalam bentuk sponsor Grup. Perusahaan juga dapat mengambil bagian untuk memastikan karyawan wanita (dan keluarganya) mendapatkan akses skrining payudara dengan cara mensponsori karyawan wanita (dan keluarganya) melalui program ini.

). dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD-KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi-Onkologi RS MRCCC Siloam Semanggi

Dan keempat bisa dilakukan dalam bentuk lainnya seperti mendukung kegiatan operasional dari segi penyediaan peralatan, mendukung mobilisasi peserta dari area terpilih ke RS Siloam, dan membantu publikasi serta penyebaran informasi program ini yang dapat diakses melalui siloamhospitals.com/selangkah.

Edukasi Masyarakat Terkait Kanker Payudara

Selain menyediakan layanan skrining, program SELANGKAH juga berfokus pada pendidikan dan kesadaran masyarakat untuk semakin meningkatkan kesadaran akan pentingnya skrining kanker payudara. Berbagai penyuluhan akan diadakan secara berkala untuk memberikan informasi tentang faktor risiko kanker payudara, tanda dan gejala yang perlu diperhatikan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil.

“Di tahun 2023, lebih dari 45.000 wanita berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan edukasi dan pada tahun 2024, Grup RS Siloam juga telah mengadakan radio talk show serentak di 11 stasiun radio nasional di 11 kota berbeda,” lanjutnya.

Di tempat terpisah, Caroline Riady, Managing Director Grup RS Siloam berharap kita semua dapat mengambil peran dan langkah untuk memastikan kesenjangan terhadap penanggulangan kanker dapat ditutup, sehingga setiap individu bisa mengakses layanan kanker serta mendapatkan perawatan dengan lebih cepat dan lebih baik.

“Di tahun ini, kami ingin membantu lebih banyak wanita di Indonesia untuk melakukan skrining yang merupakan kunci untuk meningkatkan angka kesembuhan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan dari penyakit ini. Mari kita bergandengan tangan dengan mengajak kerabat, teman, keluarga, rekan kerja, serta komunitas untuk ikut bergerak dalam membuat perubahan yang lebih baik menuju Indonesia yang lebih sehat,” ujar Caroline Riady.

Sementara itu, artis Nunung menjelaskan skrining atau pemeriksaan dini kanker payudara bagi wanita bukan lagi suatu pilihan. Ini adalah bentuk tanggung jawab terhadap diri sendiri dan keluarga. “Jangan takut memeriksakan diri. Dengan tau lebih awal, kemungkinan kesembuhan semakin tinggi,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi Rumah Sakit Siloam yang mau memberikan skrining gratis bagi Wanita Indonesia. “Mari gunakan kesempatan ini untuk melindungi diri kita,” ajak Nunung.

Nunung yang merupakan survivor dari kanker payudara berkisah awal menemukan benjolan di payudara, mengaku langsung depresi. Selama 10 hari ia tidak berani bercerita pada siapapun termasuk kepada keluarga. “Saya hanya bisa menangis setiap semua anggota keluarga sudah pada tidur. Menangis sendiri berdoa pada Tuhan, apa yang harus saya lakukan,” ujarnya.

Akhirnya Nunung memberanikan diri bercerita pada sang kakak yang juga merupakan penyintas kanker payudara. Melalui kakaknya ini kemudian Nunung memiliki keberanian untuk mendatangi dokter dan menjalani proses pengobatan.

“Hal berat bagi seorang penderita kanker sebenarnya adalah psikis. Mental langsung jatuh begitu tahu terkena kanker,” katanya.

Melalui proses pengobatan yang dilakukan di rumah sakit, Nunung yang terdeteksi kanker payudara staium 2B kini bisa bernafas lega. Rangkaian kemoterapi yang dilakukan selama 6 kali, membuat Nunung bisa sembuh dari kanker payudara.

Nunung mengimbau wanita yang mencurigai ada gejala tidak wajar di payudara, mulai dari benjolan, puting tertarik ke dalam, ada bagian kulit payudara kemerahan maupun ada rasa sakit yang timbul tenggelam, sebaiknya segera lakukan skrining payudara. “Tidak usah kita menggunakan obat-obatan herbal. Meski itu bagus, tetapi kalau gejala sudah muncul, penanganan secara medis adalah pilihan tepat,” jelasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *