oleh

Ferdinand Hutahaean Ngaku, Cuitan Chaplin Bukan Jusuf Kalla

-Nasional-109 views

POSKOTA.CO – Husain Abdullah, Juru bicara Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), angkat bicara terkait tulisan Rudi S Kamri yang menyoroti kepulangan Habib Rizieq Syihab (HRS) yang berjudul ‘Sang Bandar Chaplin Pun Akhirnya Keluar Sarangnya Karena Kepanasan.’ Husain mengatakan tulisan Rudi itu menciptakan kegaduhan dan penyesatan.

Mantan kader Demokrat, Ferdinand Hutahaean selaku orang yang pertama memposting cuitan Chaplin pun telah mengklarifikasi, bahwa orang yang dimaksud bukanlah mantan Wapres Jusuf Kalla. “Saya maksud ini bukan Pak JK. Dan tidak menuduh Pak JK,” kata Ferdinand dalam dialog kepada PRO-3 RRI, Senin (23/11/2020).

Menanggapi hal itu, Husain pun mengapresiasi sikap Ferdinand yang sudah mau mengakui kata kiasan Chaplin bukan ditujukan kepada JK. “Sekarang sudah jelas dan gentleman,” ujarnya.

Diketahui, polemik ini bermula dari Ferdinand Hutahaean yang menyebut ada oknum yang membawa uang satu koper ke Arab Saudi. Entah siapa yang dimaksud, Ferdinand hanya bilang uang itu lantas digunakan untuk membereskan semua masalah di sana.
“Hebat juga si Caplin, bawa duit sekoper ke Arab, bayar ini itu beres semua,” tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu 4 November 2020.

Mantan kader Partai Demokrat ini pun menghubungkan orang yang sementara berada di Arab itu dengan agenda politik di tanah air. Agenda politik 2022 menuju 2024 sudah dipanasi lebih awal.

Lalu, ia menyebutkan “Tampaknya Presiden akan sangat disibukkan oleh kegaduhan rekayasa Caplin demi anak emasnya si asu pemilik bus edan.” Ketika itu, publik telah dihebohkan kabar kepulangan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Syihab (HRS) bersama keluarganya.

Akhirnya publik pun mengasumsikan bahwa sebutan Chaplin adalah Jusuf Kalla, sedang seorang satunya adalah Anies Baswedan. Apalagi, secara jelas sejumlah media telah menyoroti ada poros politik baru selepas kepulangan tokoh berorasi menghujani pendukungnya dengan sumpah serapah di Petamburan itu. Poros politik itu, Anies-HRS-JK.

Juru bicara JK, Husein Abdullah, membantah tudingan itu. Memang JK berkunjung ke Arab Saudi, khususnya di Ryadh dan Makkah, namun kunjungan itu bukan dimaksudkan bertemu HRS. JK hadir untuk menyaksikan penandatanganan Museum Rasulullah yang segera dibangun di Jakarta. Agendanya bertemu Liga Muslim Dunia yang mendukung pembangunan museum.(rri)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *