oleh

Anggaran BTT Desa Dapat Dipergunakan untuk Jaga Kestabilan Perekonomian Desa dalam Mengendalikan Inflansi

POSKOTA.CO – Seluruh aparatur Pemerintahan Desa Harus Dapat memaksimalkan peranannya di daerah atau desa untun terus bersinergi menjaga alur distribusi dan penyeimbangan produk yang dikonsumsi masyarakat desa agar tidak terjadi lonjakan harga kebutuhan pangan di masyarakat terkait antisipasi inflasi yang terjadi.

“Terkait Mitigasi Inflasi di Desa sejalan dengan lonjakan harga BBM dan lainnya diharapkan pedesaan memperkuat basis usaha masyarakat yang sebagian besar pegaji dengan menjaga supply change dan menggunakan biaya tidak terduga (BTT) untuk menjaga kestabilan perekonomian desa,” kata Direktur Jendeealn (Dirjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kemdagri, Yusharto Huntoyungo, M.Pd saat menerima kunjungan kerja aparatur pemerintahan Desa Guwosari, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, di Jakarta, Senin (3/10).

Pergunakan BTT dengan baik jika diperlukan dan tetap harus mengarahkan masyarakat desa untuk selalu meningkatkan Produksi  tanaman cepat panen dalam berkontribusi bagi perekonomian di desa.

Menurut dia, Pemerintah desa untuk melihat pos pos anggaran APBDesa kategori 20 persen untuk pangan dan Hewan agara dimaksimalkan untuk mengendalikan inflansibdi desa. “Selain masalah penangganan inflasi juga harus tetap mengawal posyandu yang ada dan Pencegahan Penyebaran Covid-19 di wilayah Kabupaten Bantul khususnya Desa Guwosari yang juga berhasil menjadi juara lomba evaluasi desa tingkat Kabupaten Bantul,” katanya. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *