oleh

Warga Kapuk Jakbar: Saya tidak Pernah Bermimpi Rumah Menjadi Bagus

JAKARTA – Assad, Anna dan Tarwiyah warga Jalan Pedongkelan Ukir Dalam, RT 003/06, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat (Jakbar) sangat bersyukur karena rumahnya yang rusak dan tak layak huni kini menjadi bagus setelah diperbaiki Satpol PP Provinsi Daerah Khusus Jakarta melalui Program Bedah Rumah.

Ketiganya juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo dan juga Satpol PP atas perhatian dan kepeduliannya.

“Terima kasih Bapak Gubernur Pramono dan juga Satpol PP atas perhatiannya. Sebelumnya saya tidak pernah bermimpi rumah menjadi lebih bagus dan lebih layak huni,” ucap Tarwiyah sambil menangis kepada Sekretaris Satpol PP DKI Jakarta, Santoso dan Kasatpol PP Jakbar Herry Purnaama, Selasa (14/4/2026), usai peresmian bedah rumah Satpol PP dan penyerahan kunci kepada Anna, Assad dan Tarwiyah.

Sebelumnya groundbreaking pembangunan bedah rumah dilaksanakan oleh Wakil Gubernur Rano Karno bersama Kasatpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, Rabu (18/2) lalu.

Dalam kesempatan tersebut Kasatpol PP Provinsi Jakarta, Satriadi Gunawan mengatakan, program bedah rumah merupakan bentuk kepedulian dan komitmen Pemerintah Provinsi Daerah Khsusus Jakarta bersama Satpol PP dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat agar lebih layak, sehat, dan nyaman.

“Program Bedah Rumah merupakan wujud nyata kepedulian dan empati jajaran Satpol PP kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.

Program ini sesuai arahan Gubernur dan Wagub Provinsi Jakarta agar Satpol PP memiliki program humanis. Tindaklanjutnya jajaran di tiap wilayah kota dan kabupaten diminta menyiapkan satu program humanis dan dimulai dari Jakarta Barat.

“Program ini dibiayai dari urunan anggota sebagai bentuk kepedulian. Untuk wilayah lain akan menyusul program serupa,” kata Satriadi Gunawan.

Sementara Sekretaris Satpol PP DKI Jakarta, Santoso saat peresmian bedah rumah dan penyerahan kunci mengatakan program ini tidak hanya sebatas renovasi fisik bangunan, tetapi juga menjadi simbol kehadiran pemerintah di tengah masyarakat untuk memastikan setiap warga dapat tinggal di hunian yang layak, aman, dan sehat.

“Satpol PP Provinsi Jakarta yang tidak hanya menjalankan fungsi penegakan peraturan daerah, tetapi juga menunjukkan sisi humanis melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat,” ucap Santoso.

Sementara itu Kasatpol PP Jakarta Barat Herry Purnama menambahkan, sebelum diperbaiki kondisi rumah dari Anna, Assad dan Tarwiyah yang masih bersaudara tersebut sangat tidak layak huni, karena sudah rusak parah.

“Jadi program bedah rumah ini merenovasi total bangunan seluas 33 meter persegi yang ditempati tiga keluarga dengan delapan jiwa, yang kondisinya sudah tidak layak,” katanya.

Pengerjaan perbaikan dilaksanakan oleh jajaran Satpol PP selama hampir dua bulan. “Awalnya hanya satu lantai, tapi dibikin jadi dua lantai dan dibuat tangga. Dimana lantai satu buat ruang tamu dan lantai dua untuk istirahat,” ujar Herry Purnama. (*/ta)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *