oleh

Petani di Tiga Desa Keluhkan Akses Jalan, Bupati Kuningan Diminta Tinjau Lokasi

KUNINGAN – Para petani yang berada di Desa Margamukti, Desa Kananga, Kecamatan Cimahi, dan di Desa Benda, Kecamatan Luragung, meminta agar Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si., melakukan tinjauan secara langsung terhadap kondisi jalan kabupaten yang terbentang sekitar 1,5 kilometer pada jalur penghubung antara Kecamatan Luragung dan Kecamatan Cimahi tersebut.

Hasil liputan POSKOTAONLINE.COM, Selasa (14/4/2026), pada titik lokasi dimaksud, nampak jelas kondisi jalan yang berada di sebelah timur permukiman penduduk Desa Benda, Kecamatan Luragung sampai ke perbatasan barat Desa Margamukti, Kecamatan Cimahi sudah sangat memprihatikan.

Keadaan jalan milik Pemda Kuningan ini sudah rusak parah. Bahkan pada jarak sekitar 500 meter, terlihat sekali seluruh aspal sudah mengelupas habis dari atas badan jalan. Sehingga tinggal menyisakan kerikil batu-batuan atau jalan berlubang digenangi air yang malah berpotensi membahayakan pengguna sepeda motor.

Salah seorang petani yang mengaku berasal dari Desa Margamukti, Carmad, ketika ditemui di sekitar jalanan rusak itu kepada POSKOTAONLINE.COM menyampaikan keluhannya atas kondisi jalan tersebut. “Para petani yang memiliki sawah di samping kanan dan kiri jalan hampir setiap hari merasakan betapa lelahnya melintasi jalur di sini,” katanya.

Menurutnya, kerusakan jalan yang rutin digunakan petani setiap hari tersebut, memang sudah lama tidak diperbaiki dan mendapat sentuhan dari pemerintah daerah. “Pemda Kuningan seperti kurang peduli terhadap kendala jalan rusak yang dihadapi para petani pada tiga desa ini,” ujar Carmad.

Disinggung pria paruh baya ini, mungkin Pemda Kuningan melupakan perbaikan pada jalur tersebut, sebab bukan fasilitas jalan yang biasa dilintasi kendaraan para pejabat. “Hampir tidak pernah ada pejabat Pemda Kabupaten Kuningan melintas ke sini, padahal jalur ini adalah akses penghubung antara Kecamatan Luragung dan Kecamatan Cimahi,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan petani asal Desa Benda, Kecamatan Luragung, Waraday. Menurutnya, mayoritas lahan pertanian desa berada di sebelah timur permukiman penduduk. “Puluhan hektare hamparan lahan pertanian pada area di sini seluruhnya menggunakan satu-satunya akses jalan ini, baik untuk petani Desa Benda, Desa Kananga ataupun petani Desa Margamukti,” ujarnya.

Sehubungan itu, sebagai masyarakat petani, dirinya meminta agar Bupati Kuningan dapat melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi jalan yang sangat berguna bagi kepentingan para petani pada tiga desa tersebut. “Kalau Pak Bupati berkenan langsung meninjau lokasi pada jalur ini antara Desa Benda arah Desa Margamukti, semoga saja beliau bisa turut merasakan keluhan para petani,” harap Waraday.

Sementara itu, Ketua BPD Desa Benda H. Carman, S.Pd., saat bertemu POSKOTAONLINE.COM di sekitar area persawahan tersebut, membenarkan jika jalan penghubung antara Kecamatan Luragung dan Cimahi yang melintasi wilayah Desa Benda menuju Desa Margamukti, merupakan satu-satunya jalan yang setiap hari digunakan para petani.

“Melihat kondisi ini kami turut merasa prihatin dengan kendala jalan yang dihadapi para petani dan tentu sangat berharap ada kepedulian cepat dari Pak Bupati memikirkan masalah jalan untuk kepentingan para petani ini,” ucap Carman. (*/cep)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *