POSKOTA.CO-Ratusan limbah vaksinasi seperti jarum suntik, plastik, sarung tangan dan kertas dus bekas vaksinasi ke warga, Kel. Cimapeun, Kec. Tapos dibuang sembarangan di saluran air dan bak sampah depan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Depok.
“Jelas keterlaluan dan kelewatan masa bekas limbah vaksinasi ke warga dibuang begitu saja di saluran air dan tempat pembuangan sampah persis depan SMK N 1 Depok, ” ujar Ny. Ningsih, warga Cimapeun, Kec. Tapos, Senin (26/7).
Menurut Ny. Ningsih, keberadaan limbah vaksinasi seperti jarum suntik, plastik, sarung tangan dan kardus bekas penyimpan obat diduga bekas dipergunakan tanggal 14 Juli 2021.
Masalah limbah buangan vaksinasi, diakui Kepala UPTD Puskesmas Cimpaeun, Dr Siti Amalia, bahwa limbah itu sama sekali tidak diketahui dan diduga bekas kegiatan vaksinasi masyarakat sekitar yang dilakukan tanggal 14 Juli 2021.
Penemuan itu hasil laporan warga sekitar yang melihat banyaknya limbah di dekat bak sampah SMK N 1. Jika memang benar petugas yang membuangnjelas bentuk kelalaian dan perlu dievaluasi semua.
“Ini akan menjadi evaluasi bagi kami untuk lebih cermat lagi agar tidak ada sampah medis yang tertinggal,” tegasnya yang menambahkan waktu kegiatan vaksinasi di warga dan sekolah tersebut limbah vaksinasi telah diangkut mobil Satpol PP dan seharusnya dibawa ke Kantor Kec. Tapos sesuai prosedur.
Setelah dikumpulkan dan dirapikan baru sampah atau limbah medis itu dibuang sesuai tempat yang telah disediakan dan kegiatan vaksinasi itu dilakukan Puskesmas bersama Dinkes Depok serta SMKN 1 Depok untuk sebanyak 1967 warga Kel. Cimpaeun, Tapos. (anton/fs)







Komentar