JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan cita rasa kukiner dan wisata, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyelenggarakan Sertifikasi Skema Food and Beverage Supervisor standar ASEAN. Kegiatan sertifikasi tersebut berlangsung di Manhattan Hotel Jakarta, Jalan Prof Dr Satrio, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Kepala Disparekraf DKI Andhika Permata menyatakan pendaftaran peserta Sertifikasi Skema Food and Beverage Supervisor telah dilaksanakan secara daring dari 2 hingga 15 Juni 2026. “Tercatat, sebanyak 64 orang telah mendaftar, menandakan tenaga kerja pariwisata terhadap program ini sangat tinggi,” kata Andhika di Jakarta, Rabu (24/6).
Andhika menjelaskan para pendaftar kemudian diseleksi secara ketat menjadi 40 orang peserta, lalu terpilih melalui hasil seleksi administrasi dan pra asesmen yang dilaksanakan secara daring pada tanggal 17 Juni 2026. “Program sertifikasi ini adalah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah untuk memastikan bahwa para profesional pariwisata, khususnya di food and beverage. Tujuannya agar produk kuliner kita memiliki daya saing yang tinggi dan diakui secara profesional, baik di tingkat nasional maupun internasional,” jelasnya.
Pada kesempatan ini Andhika menyampaikan apresiasinya terhadap antusiasme peserta dan pentingnya program ini untuk memajukan sektor pariwisata ibu kota. “Kami sangat bangga melihat semangat dari 64 pendaftar yang ingin terus mengembangkan kemampuannya. Dari jumlah tersebut, kami telah menyeleksi 40 peserta terbaik,” ujar Andhika.
Kepala Pusat Pelatihan Profesi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Endrati Fariani menjelaskan, program tahun ini mengadaptasi standar internasional sebagai bentuk peningkatan kualitas, dengan adanya pembaruan kurikulum yang signifikan pada penyelenggaraan kali ini.
Ia mengatakan, berbeda dari sertifikasi sebelumnya, kurikulum sertifikasi yang digunakan mengacu pada Toolbox ASEAN yang merupakan standar tertinggi dalam pendidikan pariwisata dan perhotelan di Asia Tenggara. Kegiatan sertifikasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan LSP Maestro Untuk memastikan objektivitas dan kualitas pengujian.
“Melalui sertifikasi ini, diharapkan para peserta dapat membawa standar pelayanan Food and Beverage di industri pariwisata Jakarta ke tingkat yang lebih unggul, sejalan dengan standar kepariwisataan ASEAN,” tandasnya. (jo)







Komentar