oleh

Terkait Hepatitis Akut, Pemprov DKI Akan Kaji Penerapan PJJ

POSKOTA.CO – Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta masih mengkaji menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) guna mengantisipasi penyebaran penyakit hepatitis akut yang belum diketahui penyebabnya.

Menurut Wagub Ariza, Pemprov DKI masih menunggu kebijakan pemerintah pusat soal kelangsungan proses pembelajaran sekolah di tengah kasus penyakit hepatitis akut tersebut.

“Kami pelajari dulu apakah akan kembali daring dalam pembelajarannya. Kita juga menunggu kebijakan pemerintah pusat,” kata Wagub Ariza, Kamis (12/5/2022).

Sebagai informasi, Badan Kesehatan Dunia (WHO) sudah menetapkan kasus hepatitis akut itu menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) karena ditemukan di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Di DKI Jakarta terdapat lebih dari 10.429 sekolah atau satuan pendidikan di Jakarta yang melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas. Adapun proses belajar dan mengajar satuan pendidikan di Jakarta akan dimulai pada Kamis (12/5/2022) setelah libur Lebaran 1443 Hijriah. (miv/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.