oleh

KAI EXPO 2026 Hadirkan Promo Tiket Kereta hingga 30 Persen dan Pengalaman Perjalanan Berkonsep “Experience Luxury”

JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) kembali menghadirkan KAI EXPO 2026 dengan mengusung tema “EXPERIENCE LUXURY”. Gelaran yang berlangsung pada 4–6 September 2026 di Mall Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta, tersebut menjadi bagian dari upaya KAI menghadirkan pengalaman perjalanan yang semakin berkualitas sekaligus memberikan beragam pilihan produk dan penawaran menarik kepada masyarakat.

Memasuki penyelenggaraan kesembilan sejak pertama kali digelar pada 2017, KAI EXPO tahun ini dikemas dengan konsep travel & lifestyle exhibition. Konsep tersebut memungkinkan pengunjung tidak hanya memperoleh informasi mengenai perjalanan menggunakan kereta api, tetapi juga mendapatkan inspirasi wisata, menikmati berbagai hiburan, serta menemukan beragam produk yang dapat mendukung kebutuhan perjalanan.

KAI menargetkan sekitar 30.000 pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan. Berbagai program telah disiapkan untuk memberikan pengalaman yang lebih dekat dan interaktif kepada masyarakat, mulai dari promo tiket kereta api, paket wisata, kuliner, fashion, hingga berbagai aktivitas hiburan.

Salah satu daya tarik utama KAI EXPO 2026 adalah program promo tiket kereta api dengan diskon hingga 30 persen. Promo tersebut berlaku untuk seluruh kelas dan rute kereta api sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan KAI.

Direktur Utama PT KAI, Raden Agus Dwiyanto Budiadji, mengatakan program diskon tersebut dihadirkan untuk memberikan kesempatan kepada masyarakat merasakan perjalanan kereta api dengan berbagai pilihan kelas, termasuk kelas tertinggi yang dimiliki KAI.

“Di KAI EXPO kali ini, diskon kita berikan sampai dengan 30 persen. Itu untuk semua kelas, bahkan sampai ke kelas tertinggi kita yang kompartemen,” ujar Raden Agus dalam pembukaan KAI EXPO 2026, Jumat (4/9/2026).

Untuk memberikan gambaran nyata bagi pengunjung, KAI juga menghadirkan mock-up atau contoh fasilitas kelas kompartemen di lokasi pameran. Dengan demikian, masyarakat yang selama ini hanya melihat fasilitas tersebut melalui media sosial atau YouTube dapat merasakan langsung pengalaman yang ditawarkan.

“Kalau Bapak-Ibu ingin melihat dan mungkin belum pernah mencoba, hanya melihat di YouTube, bisa merasakan experience-nya di sini. Kalau mau membeli, diskonnya bisa sampai dengan 30 persen,” katanya.

Ia menegaskan bahwa program tersebut tidak hanya berlaku untuk kelas tertentu. Promo hingga 30 persen diberikan untuk semua kelas dan semua rute. “30 persen untuk semua kelas, semua rute,” tegasnya.

Promo tersebut juga memberikan fleksibilitas kepada masyarakat dalam merencanakan perjalanan. Untuk memperoleh diskon maksimal, perjalanan dapat dilakukan hingga H+45 dari tanggal pembelian tiket. Artinya, masyarakat yang membeli tiket promo pada saat KAI EXPO berlangsung dapat merencanakan keberangkatan hingga sekitar satu setengah bulan berikutnya.

Besaran diskon yang diperoleh dapat berbeda tergantung jarak waktu antara pembelian dan tanggal keberangkatan, dengan diskon maksimal mencapai 30 persen untuk keberangkatan hingga H+45. “Diskon maksimum 30 persen itu untuk keberangkatan H+45 dari tanggal pembelian. Jadi sekitar satu setengah bulan,” jelas Raden Agus.

Ia menambahkan bahwa semakin dekat waktu keberangkatan dengan tanggal pembelian, besaran diskon dapat semakin menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.

Bagi masyarakat yang telah membeli tiket promo, KAI juga memberikan ketentuan terkait perubahan jadwal maupun pembatalan perjalanan. Raden Agus menjelaskan bahwa tiket promo tetap dapat dijadwalkan ulang atau dibatalkan sepanjang memenuhi ketentuan yang berlaku di KAI.

“Terkait dengan diskon ini ada perubahan sesuai ketentuan yang berlaku. Jadi bisa dilakukan reschedule maupun pembatalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku di KAI,” ujarnya.

Karena itu, masyarakat yang telah membeli tiket promo disarankan memahami ketentuan perjalanan, termasuk aturan perubahan jadwal dan pembatalan, sebelum melakukan transaksi.

Siapkan 84 Loket untuk Layani Pengunjung

Untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat, KAI menyiapkan area pameran dalam empat island atau area utama di Mall Kota Kasablanka. KAI memanfaatkan sejumlah area yang telah disiapkan untuk mengatur alur pengunjung sekaligus mempercepat proses pelayanan transaksi.

“KAI EXPO 2026 kali ini kita berada di Kokas dan kita menyiapkan ada empat island. Di sini ada gate utama atau lobby utama, kemudian masih ada tiga island lain yang kita siapkan,” jelasnya.

Secara keseluruhan, terdapat 84 tenant yang bergabung dalam KAI EXPO 2026. KAI juga menyiapkan 84 loket atau titik pelayanan untuk melayani pembelian tiket promo. Promo tiket yang tersedia memiliki beberapa tingkatan diskon, mulai dari 10 persen, 15 persen, hingga diskon tertinggi 30 persen.

Menurut Raden Agus, kesiapan loket tersebut diharapkan mampu mengantisipasi jumlah transaksi yang tinggi selama pameran berlangsung. “Kalau pelayanan kami rata-rata 10 menit dalam satu transaksi, dengan 84 loket saya kira bisa melayani 5.000 sampai 6.000 transaksi,” katanya.

KAI juga menyiapkan mekanisme pendaftaran secara daring sebelum pengunjung menuju lokasi transaksi. Sistem tersebut diharapkan dapat membuat proses pelayanan lebih tertata dan mengurangi antrean.

Dengan empat island dan puluhan titik pelayanan, KAI optimistis masyarakat dapat menikmati pameran sekaligus melakukan transaksi dengan lebih nyaman.

Digelar di Mal untuk Lebih Dekat dengan Masyarakat

Berbeda dengan beberapa penyelenggaraan sebelumnya yang menggunakan gedung atau ballroom besar seperti Jakarta Convention Center (JCC), KAI EXPO 2026 kali ini digelar di pusat perbelanjaan. Pemilihan Mall Kota Kasablanka bukan tanpa alasan. KAI ingin menghadirkan pengalaman baru sekaligus mendekatkan layanan dan produk perusahaan kepada masyarakat.

Raden Agus mengatakan KAI EXPO telah diselenggarakan sebanyak sembilan kali sejak 2017. Selama penyelenggaraan sebelumnya, kegiatan banyak dilakukan di ballroom atau gedung pameran dengan kapasitas besar.

Namun, pada tahun ini KAI memilih konsep yang berbeda dengan menggandeng pihak Mall Kota Kasablanka. “Kali ini kolaborasi kami dengan pihak Kokas. Kami ingin satu experience yang baru,” ujarnya.

Menurut dia, penyelenggaraan di mal memungkinkan KAI berinteraksi dengan masyarakat secara lebih luas. Pengunjung yang datang ke mal untuk berbelanja atau sekadar menghabiskan waktu dapat sekaligus melihat berbagai program yang ditawarkan KAI.

Konsep tersebut juga membuat KAI EXPO tidak hanya ditujukan kepada masyarakat yang sejak awal memang ingin membeli tiket promo, tetapi juga kepada masyarakat yang ingin mengenal lebih jauh layanan dan ekosistem KAI.

Kenalkan Seluruh Ekosistem KAI Group

Direktur Komersial PT KAI Dendy Kurniawan mengatakan, KAI EXPO 2026 tidak hanya berfokus pada layanan kereta api jarak jauh. Berbagai entitas dalam ekosistem KAI Group turut dilibatkan dalam pameran. Sejumlah entitas yang berpartisipasi antara lain KAI Commuter, KAI Wisata, KAI Logistik, KAI Properti, KAI Services, KAI Bandara, LRT Jabodebek, dan Whoosh. Keterlibatan berbagai entitas tersebut menjadi kesempatan bagi KAI untuk memperkenalkan layanan transportasi dan pendukung perjalanan secara lebih menyeluruh kepada masyarakat.

Dendy mengatakan pihaknya ingin masyarakat mengetahui bahwa KAI Group memiliki ekosistem usaha yang luas dan tidak hanya bergerak pada layanan kereta api antarkota. “Kita berusaha memperkenalkan semuanya kepada masyarakat dan berusaha lebih dekat lagi, berusaha mendekatkan kita dengan masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran berbagai entitas tersebut juga sejalan dengan upaya membangun perjalanan yang semakin terintegrasi. Masyarakat tidak hanya membutuhkan moda transportasi untuk menuju suatu destinasi, tetapi juga membutuhkan akomodasi, layanan logistik, pariwisata, hingga berbagai kebutuhan pendukung lainnya.

Dorong Pariwisata dan Perjalanan Masyarakat

Penyelenggaraan KAI EXPO 2026 juga mendapatkan apresiasi dari pemerintah karena dinilai memiliki potensi untuk mendukung sektor pariwisata. Asisten Deputi Pemasaran Pariwisata Nusantara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Erwita Dianti, mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan KAI dengan berbagai pihak dalam menghadirkan pilihan perjalanan bagi masyarakat.

Menurutnya, kereta api saat ini tidak lagi sekadar dipandang sebagai alat transportasi, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat. “Sekarang ini kereta sudah menjadi gaya hidup. Dari tahun ke tahun sudah semakin meningkat pengguna kereta,” ujarnya.

Ia menilai tantangan perjalanan saat ini bukan hanya mengenai bagaimana masyarakat mendapatkan tiket, tetapi juga bagaimana perjalanan menuju destinasi dapat dilakukan secara mudah dan terintegrasi.

“Bukan lagi kita berbicara bagaimana mendapatkan tiket untuk bepergian, tetapi yang harus kita perhatikan adalah bagaimana masyarakat kita itu menuju ke suatu tempat dengan seamless, dengan gampang,” katanya.

Karena itu, kolaborasi antara sektor transportasi dan pariwisata dinilai penting untuk menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih sederhana. Konsep perjalanan terintegrasi tersebut dapat menghubungkan kereta api dengan berbagai moda transportasi lainnya, seperti transportasi darat, udara, maupun laut, serta menghubungkannya dengan destinasi wisata yang telah disiapkan.

Erwita juga menyampaikan peluang kerja sama lanjutan antara sektor pariwisata dan KAI, khususnya untuk mendorong perjalanan masyarakat ke berbagai destinasi yang belum menjadi tujuan wisata utama.

Menurutnya, setelah periode promo tertentu berakhir, masih terdapat peluang untuk memberikan stimulus perjalanan, terutama ketika memasuki periode low season pariwisata.

Ia berharap program diskon tidak hanya mendorong perjalanan ke destinasi populer, tetapi juga dapat diarahkan ke berbagai daerah dan destinasi alternatif. “Tempat-tempat yang lebih lagi, mungkin nanti saya akan berdiskusi dengan timnya Bapak dengan kerja sama,” ujarnya.

Menurut dia, strategi tersebut dapat membantu meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus memperluas manfaat ekonomi pariwisata ke berbagai daerah.

Ia juga menilai konsep yang dibawa KAI EXPO 2026 memiliki peluang besar untuk memperkuat kolaborasi antara sektor transportasi dan pariwisata. Kerja sama antara KAI dan sektor pariwisata dapat dikembangkan lebih jauh untuk menciptakan paket perjalanan yang terintegrasi.

Ia membayangkan perjalanan masyarakat ke suatu destinasi tidak lagi harus dilakukan dengan membeli berbagai layanan secara terpisah, tetapi dapat dikemas menjadi satu rangkaian perjalanan.

Mulai dari tiket kereta api, moda transportasi lanjutan, akomodasi, hingga tiket destinasi wisata dapat diintegrasikan sehingga masyarakat memperoleh pengalaman perjalanan yang lebih mudah. “Menjadi satu tiket terintegrasi yang bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” katanya.

Menurutnya, jika harga tiket transportasi dan paket wisata dapat dibuat lebih terjangkau melalui kolaborasi dan subsidi, minat masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata juga berpotensi meningkat.

“Tiket keretanya didiskon, tiket wisatanya mudah-mudahan juga didiskon. Ini menjadi sesuatu yang saya rasa sangat baik untuk meningkatkan animo masyarakat untuk berwisata,” ujarnya.

Hadirkan Paket Wisata hingga Kuliner

Selain promo tiket kereta api, KAI EXPO 2026 menghadirkan berbagai kategori produk dan aktivitas yang berkaitan dengan kebutuhan perjalanan. Pengunjung dapat menemukan travel agent yang menawarkan berbagai paket perjalanan dan inspirasi wisata. Sektor fashion dan beauty turut hadir dengan produk yang dapat menunjang penampilan selama bepergian.

Sementara itu, kategori accessories dan tourism menawarkan berbagai produk pendukung perjalanan sekaligus referensi destinasi wisata. Pengunjung juga dapat menikmati beragam pilihan food and beverage selama berada di area pameran.

Tidak berhenti di sana, KAI EXPO 2026 juga menghadirkan promo bundling perjalanan, termasuk paket yang menggabungkan tiket kereta api dengan akomodasi hotel di sejumlah kota tujuan. Tersedia pula program perjalanan Umrah dan Haji, talkshow inspiratif, games interaktif, serta berbagai hiburan yang disiapkan selama tiga hari penyelenggaraan.

Beragam program tersebut membuat KAI EXPO tidak hanya menjadi tempat transaksi tiket, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mencari inspirasi perjalanan secara lebih lengkap.

Untuk dapat membeli tiket kereta api dengan harga promo selama KAI EXPO 2026, pengunjung diwajibkan memiliki tiket masuk KAI EXPO 2026. Harga tiket masuk ditetapkan sebesar Rp20.000 dan pembelian dapat dilakukan melalui platform Blibli melalui kanal resmi yang disediakan untuk KAI EXPO.

Tiket masuk tersebut menjadi salah satu persyaratan bagi masyarakat yang ingin melakukan pembelian tiket kereta api promo selama periode penyelenggaraan, dengan tetap mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan mekanisme tersebut, KAI berharap proses transaksi dapat berlangsung lebih tertib sekaligus memberikan pengalaman yang lebih baik kepada pengunjung.

KAI berharap KAI EXPO 2026 tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi berkembang menjadi ruang interaksi antara perusahaan, mitra usaha, dan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *