POSKOTA.CO – Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Bogor pada Senin (6/9/2021), pukul 20.48 WIB, melaporkan informasi kejadian bencana. Pengumuman ini membuat kepanikan di warga setempat. Mereka berlari keluar rumah dan mencari tempat yang aman.
Dalam rilisnya yang beredar, BPBD melalui staf Desa Kalong Sawah meliris kejadian banjir yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB. Di mana banjir yang melanda Kampung
Parung Sapi Kaum, RT 07/08, Desa Kalong Sawah, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.
Wilayah yang dilanda banjir ini berada di letak geografis Lat -6,4994S dan Long 106,4904E. Banjir deras hingga membuat kepanikan di warga ini, akibat hujan deras yang cukup lama hingga mengakibatkan air Sungai Cidurian meluap dan mengakibatkan sejumlah unit rumah warga rusak. Bahkan satu di antaranya mengalami rusak berat.
Hingga saat ini tim masih dalam proses penanganan. Data yang ada, terdapat 12 rumah yang di huni 32 KK dan 37 jiwa. Sementara satu rumah yang rusak berat diketahui milik Dotoy Sudrajat. Di sini terdapat 1 KK dengan 4 jiwa. Sedangkan 11 rumah terdampak sesuai data, dihuni 31 KK dengan 33 jiwa.
Demi keselamatan warga dan antisipasi banjir susulan, kini 2 KK dengan 7 jiwa dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Mereka yang mengungsi terdata atas nama Dotoy Sudrajat dan Ujang. Mereka mengungsi ke rumah tetangga. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa alam ini.
Selain rumah, banjir juga merusak jembatan penghubung di kampung ini. Terputusnya jembatan ini, membuat akses warga tidak bisa lagi bergerak. Banjir juga merobohkan tiang listrik hingga terbawa oleh arus sungai. Menjaga hal lain, aliran listrik langsung ditangani oleh PLN.
Data BPBD juga menyebutkan, satu pondok pesantren (ponpes) yakni Ponpes Darussalam yang di huni 50 jiwa termasuk santri dan ustaz juga terkena imbasnya. Langkah petugas gabungan di lapangan yakni berkoodinasi dengan pihak desa, Babinsa, Bhabinkantibmas serta aparat Kecamatan Jasinga.
Kini para pengungsi membutuhkan logistik. Petugas gabungan dari TRC BPBD Kabupateb Bogor, aparat desa, Pol PP Kecamatan Jasinga, Babinsa, Babinmas, staf Kecamatan Jasinga, Ketua Rt/Rw dan masyarakat terus berkoordinasi dengan Bupati Bogor Ade Yasin.
Warga kini mulai tenang, pasca-aliran sungai sudah mulai surut. “Kami masih dalam pemantauan antisipasi air naik lagi,” kata Suherman, Peleton Tangguh dan Fahmi Aji P, Peleton Tangkas. (yopi)







Komentar