JAKARTA – Bertahun – tahun aset Dinas Perhubungan (Dishub) Jakarta berupa cermin cembung dibiarkan rusak. Meskipun berulangkali diusulkan tapi gagal lagi-gagal lagi alasannya clasik tidak prioritas.
Ketua RT 09/03 Kebon Kosong Bang Yos membenarkan, cermin cembung yang rusak itu seperti kaca cermin cembung pecah terletak di depan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 015, Jalan Ketapang Baru II RT 009/03 Kebon Kosong, Kemayoran, Jakpus.
Lanjut pak RT 009 ini menerangkan, selain itu ada juga cermin cembung yang burem atau seperti kacamata min 7.
“Sudah berulangkali diusulkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), cuman waktu itu prioritas nya adalah perbaikan saluran air Ketapang Baru I. Kalah prioritas,” bebernya pada, Senin (28/10/2024).
Padahal, kata Bang Yos manfaat dari cermin cembung untuk meminimalisir kecelakaan antara Kendaraan Roda Dua (KR2) atau motor dengan pejalan kaki terutama di depan SDN 013 lantaran banyak motor yang lalu lalang saat antar jemput anak-anak sekolah.
“Cermin cembung yang rusak itu seharusnya diganti dengan yang baru untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Jakarta Syafrin Lupito ketika ditanya hal tersebut melalui telepon (Whats App) belum merespon.
Menanggapi soal aset cermin cembung yang rusak. Tokoh masyarakat Budi mengaku miris melihat kinerja jajaran Dinashub dan Sudinhub Jakpus yang slow respon.
Karena menurutnya, di wilayah Jakpus banyak cermin cembung rusak dan harus diganti tapi malah dicuekin petugas Dishub. “Parah, padahal setiap tahun dianggarkan untuk pengadaan aset tersebut, seperti rambu lalu lintas, speed traf dan lain-lain. Ini harus dipertanyakan dan menjadi catatan penting Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta Teguh Setyabudi dan Inspektorat untuk evaluasi,” tandasnya. (van/fs)







Komentar