oleh

Staf Ahli Kodam Jaya Pantau Prokes Covid-19 di Stasiun dan Pusat Belanja Kota Depok

POSKOTA.CO – “Alhamdulillah.. Hasil peninjauan dan pengecekan langsung ke sejumlah stasiun kereta rel listrik atau commuter di Stasiun Pondok Cina, Stasiun Depok Baru, Stasiun Depok Lama, pusat belanja Detos dan Margo City hampir seluruh masyarakat Kota Depok baik calon penumpang maupun yang ingin belanja mengikuti dan memahami protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” kata Staf Ahli Bidang Ideologi Politik Kodam Jaya Kolonel Inf Eko Natalis, Sabtu (7/11/2020).

Kedatangan rombongan Kodam Jaya dipimpin Staf Ahli Bidang Ideologi Politik Kodam Jaya Kolonel Inf Eko Natalis didampingi Kepala Stasiun Depok Baru Hadi, Pasi Ops Kodim Depok Mayor Arh Setiono, Danramil Pancoran Mas Kapten Inf Suwarno, dan Danramil 03/Sukmajaya Kapten Inf Suyono, untuk melihat langsung penerapan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19 yang masih terjadi.

“Kedatangan kami beserta rombongan ke wilayah Kota Depok yang berbatasan langsung dengan Ibu Kota DKI Jakarta untuk melihat secara langsung penerapan dan kesadaran calon oenpang kereta commuter dalam mengikuti aturan protokol kesehatan di masa pandemi Covid-19,” kata Kolonel Inf Eko Natalis.

“Ya… Alhamdulillah semua aturan atau penerapan protokol kesehatan dengan baik dan benar mulai tempat cuci tangan, menjaga jarak serta memakai masker,” sambungnya yang mengaku respons masyarakat atau calon penumpang sangat baik, boleh dikatakan 80 persen semua mengikuti aturan yang diterapkan.

Mulai dari kedatangan calon penumpang di stasiun yang antre dan tertib saat membeli tiket, masuk stasiun, menunggu di kursi peron dan saat kereta datang mengikuti aturan yang telah diterapkan petugas di stasiun tersebut. Kalau itu dilaksanakan dengan baik tentunya tujuan memutus mata rantai Covid-19, khususnya di Kota Depok bakal tercapai sambil menunggu mendapatkan vaksin dari pemerintah yang tengah dilakukan.

Sementara itu, Kepala Stasiun Depok Baru Hadi mengatakan, pihaknya sudah sejak lama menerapkan protokol kesehatan, baik untuk pegawai maupun penumpang.

“Kami lakukan pembatasan jumlah penumpang setiap harinya. Termasuk jaga jarak, wajib pakai masker, pengecekan suhu tubuh serta menyediakan handsanitizer dan westafel cuci tangan dibeberapa titik di area stasiun,” ujarnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *