oleh

Semakin Liar, PK-5 Obat Kuat terus Bertengger di Bahu Jalan Hingga larut Malam

POSKOTA.CO – Meski dii zaman pandemi saat ini, lapak Pedagang Kaki Lima (PK-5) liar bertengger di dua kawasan Jalan Samanhudi Pasar Baru dan Jalan Mangga Besar Raya, Karang Anyar, Sawah Besar hingga beranak pinak dan bebas berdagang di Fasilitas Umum (Fasum) badan jalan dan pedestrian atau trotoar.

Sekedar diketahui, para PK-5 yang berjualan obat kuat ini hingga  bertahun-tahun menggelar lapak dengan menggunakan gerobak dorong ini dibiarkan tambah banyak dan luput dari pengawasan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Tokoh masyarakat, Rahmat (59) menegaskan, aparat setempat harus segera menertibkan karena PK-5 ini berdagang memanfaatkan Fasum yang mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

“Seharusnya lapak pedagang obat kuat ini ditertibkan karena jika dibiarkan akan bertambah banyak. Sudah makan badan jalan dan bertengger pula di atas trotoar bikin kumuh wilayah. Ditambah lagi nggak pernah dilakukan pengawasan prokes Covid-19. Padahal pedagang banyak yang tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD) masker,” ungkapnya, Sabtu (29/5/2021) sore.

Hal senada juga dikeluhkan, Budi. Dia juga kecewa pedagang tersebut terlalu lama dibiarkan.

“Sudah diduga aparat setempat nggak berani menertibkan, padahal bikin kumuh wilayah dagang di jalanan dan trotoar sore dan malam hari. Pak Satpol PP pada ke salon melulu. Ini wilayah jadi kumuh akibat PK5 obat kuat tambah banyak dan semakin liar. Capek deh,” keluhnya.

Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpol PP) DKI Jakarta, Arifin saat dikonfirmasi melalui telepon tentang PK-5 obat kuat ini berjanji akan segera menindak. “Harus ditindak,” ujarnya melalui pesan singkat Whatsapp (WA).

Namun saat disinggung sikapnya  dalam menindak PK-5 liar ini, Arifin sudah menugaskan Manpol Kecamatan Sawah Besar. “Manpol Kecamatan Sawah Besar sudah di tugaskan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jakarta Pusat, Dhany Sukma saat dihubungi via telepon soal PK-5 ini hanya menjawab, “Tank’s infonya.” (van/bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *