oleh

Sekdis Nilai Sejumlah Kepsek SMA Negeri di Kota Depok Tidak Kooperatif

POSKOTA.CO-Banyak informasi terkait kinerja kepala sekolah (Kepsek) SMA Negeri di Kota Depok yang kurang kooperatif memberikan pelayanan ke masyarakat termasuk kerjasama dengan jajaran Pemkot Depok mulai kelurahan, kecamatan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan instansi terkait lainnya dengan alasan SMA/SMK Negeri hanya bertanggung jawab dan yang memiliki kewenangan ada  di Dinas Pendidikan (Disdik) Propinsi Jabar maupun Kantor Cabang Dinas (KCD) saja Pemkot Depok tidak punya kewenangan.

“Seharusnya tidak perlu terlalu kaku dalam memberikan pelayanan di lingkungan SMA Negeri karena seluruh bidang kegiatan pendidikan berjalan berjenjang mulai dari PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA baik di tingkat pusat, propinsi, kabupaten dan kota,” kata Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdisdik) Kota Depok, Sutarno, Senin (28/9).

Namun masih banyak sejumlah oknum Kepsek Kota Depok yang menganggap semua kegiatan pendidikan di tingkat SMA Negeri kewenangan dan bertanggung jawab hanya ke di Propinsi Jabar melalui Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah II Kota Depok dan Kota Bogor.

Pemahaman tersebut sangat keliru dan disayangkan, tegas dia, karena semua bidang pendidikan berjenjang sesuai arahan pemerintah pusat termasuk dalam penyaluran dan BOS ke seluruh sekolah, penambahan ruang kelas, pembangunan gedung sekolah baru dan lainnya tentunya pemerintah setempat bakal ikut turun tangan bekerja agar dunia pendidikan berjalan sesuai harapan masyarakat.

Masalah itu, imbuh Sutarno, berharap ke depan terjalin komunikasi yang lebih baik agar semua pelaksanaan pendidikan di Kota Depok sesuai yang diinginkan masyarakat banyak. “Hilangkan ego sentris hanya menanggani kegiatan di lingkungan SMA Negeri saja tapi harus berkontribusi dengan semua pihak,” tuturnya.

Terkait kasus PPDB tahun 2023 di Kota Depok tentunya sudah berjalan baik jika masih ada masalah tentunya hal yang biasa karena jumlah siswa lulusan SD yang ingin melanjutkan ke SMP Negeri cukup banyak.

Menurut dia, apalagi lulusan SMP yang ingin masuk atau kelanjutkan ke SMA/SMK Negeri jelas tidak mungkin tertampung semua karena jumlah SMA Negeri hanya setengah dari jumlah SMP Negeri di Kota Depok. Bahkan, SMK Negeri saja hanya tiga buah jadi jelas tidak akan mampu menampung lulusan SMP Negeri atau swasta yang ingin bersekolah di SMA/SMK Negeri di Depok. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *