oleh

PSBB Jilid II, Sudinhub Jakpus Gelar Razia Paralel, 37 Kendaraan Terjaring

-Megapolitan-244 views

POSKOTA.CO – Dalam mengurai kemacetan arus lalu lintas (Lalin) di seputar wilayah Jakarta Pusat. Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Pusat secara paralel melaksanakan penindakan para pelanggar lalin dan menjaring kendaraan roda (KR2) serta tindakan Operasi Cabut Pentil (OCP) di titik-titik kumpul ojek online (ojol) dalam menekan dampak dari penularan Covid-19.

Alhasil sebanyak 37 KR terdiri dari Bap Tilang 3 KR, Bap Polisi 2 KR, OCP Roda dua 11 KR, derek 11 KR, Angkut Jaring 7 KR, Stop Operasi 3 KR ditindak petugas gabungan Lintas Jaya dan Sudin Perhubungan Jakarta Pusat.

“Ditengah intensitas pengamanan dan pengendalian Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ketat jilid II. Kami secara paralel menindak angkutan umum yang melebihi kapasitas angkut di atas 50 persen sesuai dengan standar peraturan di masa PSBB ini,” ungkap Kepala Seksi Operasional (Kasiop) Sudin Perhubungan Jakarta Pusat Syamsul Mirwan saat dihubungi POSKOTA.CO, Selasa (22/9/2020).

Lanjut Syamsul Mirwan menambahkan, adapun 11 KR yang diderek antara lain terparkir di bahu jalan 9 KR di Jalan Apron, Jalan Cempaka Mas Utara, Jalan Serdang, Jalan Kemayoran Gempol, Jalan Gunung Sahari 7A, Jalan Pramuka Raya dan Jalan Pangkalan Asem. Sedangkan, KR yang diderek di trotoar hanya dua lokasi yakni, Jalan Cempaka Putih Tengah dan Jalan Kesehatan, seluruh kendaraan yamg diderek langsung dikirim ke IRTI Monas.

“Petugas gabungan juga menindak Stop Operasi 3 Kendaraan antara lain, dua taksi dengan nomor kendaraan B 1801 TTD dan taksi dengan nomor kendaraan B 1903 TTD yang kedapatan STUK Habis Masa Berlakunya dan 1 Mikrolet dengan nomor kendaraam B 1543 TV, Ban Gundul, Tanpa SIM, STUK Habis Masa Berlakunya,” paparnya.

Dalam penindakan terhadap para pelanggar, sambung Syamsul Mirwan petugas juga mengedukasi dan mensosialisasikan 3 M, Memakaiasker, Mencuci tangan dan Menjaga Jarak dengan mengurangi jumlah berkumpul orang. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *