oleh

Polda Metro Jaya Ajak Ormas dan Kommas, Disiplinkan Masyarakat Patuh Prokes

POSKOTA.CO – Wakil Kapolri (Wakapolri) Komjen Gatot Eddy Pramono rencananya ingin merekrut preman pasar untuk mendisiplinkan warga dan pedagang agar patuh protokol kesehatan. Namun rencanaa orang nomor dua di tubuh Polri itu mengundang kritikan tajam banyak pihak.

Anggota DPR RI, praktisi hukum dan pedagang pasar menentang keras rencana Wakapolri Komjen Gatot yang ingin melibatkan preman untuk penegakan protokol kesehatan. Bahkan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta pihak Polri lebih cermat melihat dampak yang bakal ditimbulkan jika preman dilibatkan seperti yang direncanakan itu.

Niat Wakapolri Gatot Eddy ingin merekrut preman pasar belum terlaksana, sementara Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Metro Jaya mengajak organisasi masyarakat (ormas) dan komunitas masyarakat (kommas) untuk mendisplinkan masyarakat patuh protokol kesehatan.

Ajakan pengunjung pasar dan pedagang patuh protokol kesehatan Covid-19 dilakukan Ditbinmas Polda Metro Jaya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (19/9/2020).

“Kegiatan ini merupakan perintah Bapak Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana terkait pendisiplinan warga dengan mengajak Ormas dan Kommas di pasar,” kata Dirbinmas Polda Metro Jaya Kombes Badya Wijaya, Sabtu (19/9/2020).

Dirbinmas Polda Metro Jaya mengajak warga dan pedagang pasar untuk selalu menerapkan 3M, yakni mengunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

“Polda Metro Jaya juga membagikan 500 masker untuk warga di sekitar Pasar Kramat Jati,” ujarnya.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar membiasakan diri untuk melaksanakan protokol kesehatan dalam melakukan kegiatan sehari-hari.
“Apa yang sudah dilakukan oleh Pengurus Pasar Kramat Jati ini, kami mengapresiasi karena sudah melaksanakan protokol kesehatan untuk membantu pemerintah dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” Kata Kombes Badya.

Pihaknya, lanjut Badya, berharap peran serta masyarakat dalam rangka pendisiplinan protokol kesehatan dapat terlaksana dengan baik dan mengedepankan cara yang humanis.

“Dalam penerapan pendisiplinan protokol kesehatan di pasar ini, lakukan dengan cara-cara yang persuasif dan humanis. Jangan sampai terjadi kesalahpahaman,” imbuhnya.

Dalam kegiatan di Pasar Induk Kramat Jati, Dirbinmas PMJ Kombes Badya Wijaya didampingi Kasubdit Binpolmas AKBP Sri Wardiningsih, Kapospol Kramat Jati Ipda Teguh dan Pengurus Pasar Nasir, serta lima Anggota Senkom dan tiga Anggota Ormas BPPKB Banten. (omi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *