oleh

Pemprov DKI Gelar Jamuan Makan Malam Perpisahan Bersama Delegasi Forum Perdamaian Dunia dan Forum Global Muslimah

JAKARTA – Forum Perdamaian Dunia ke-9 dan Forum Global Muslimah diharapkan bisa tumbuh menjadi organisasi yang besar dan kuat. Jakarta sebagai kota yang beruntung karena menjadi tuan rumah ajang pertemuan dari sejumlah delegasi negara yang bersilaturahmi dan saling bertukar gagasan untuk perdamaian.

Hal itu disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberikan sambutan pada acara Jamuan Makan Malam Perpisahan Bersama Delegasi Forum Perdamaian Dunia dan Forum Global Muslimah. Acara yang diselenggarakan oleh Pemprov DKI berlangsung di Balaikota pada Selasa (11/11) malam.

​Dalam sambutannya, Pramono menyampaikan rasa gembira karena Jakarta terpilih menjadi tuan rumah pertemuan delegasi antarnegara. Forum yang diselenggarakan dengan tema ‘Considering Wasathiyah Islam and Tionghoa for Global Collaboration’ ini menunjukan adanya kolaborasi peradaban dengan memadukan kearifan Timur dan Barat. 

“Kearifan Wasathiyah atau moderasi dalam Islam, serta nilai-nilai budaya Tionghoa, keduanya mengajarkan kepada kita cara hidup damai dalam keseimbangan dan saling menghormati,” ujarnya. Pramono juga menekankan peran krusial kaum perempuan sebagai pemimpin perdamaian, pendidikan, dan kemajuan sosial dalam Forum Global Muslimah. “Perempuan berperan dalam membentuk komunitas yang peduli, adil, dan penuh harapan,” tambahnya.

Pramono menyampaikan, Jakarta dibangun di atas fondasi keberagaman budaya, keyakinan dan tradisi yang terus tumbuh bersama. Ia pun mengaku bangga Indonesia bisa menjadi representasi toleransi, keterbukaan, dan moderasi.
“Perbedaan tidak memecah belah kami, justru membuat kami lebih kuat dan lebih terhubung dengan dunia,” kata dia.

Semangat ini dapat terlihat dalam budaya Betawi yang menampilkan banyak warna dan merupakan warisan dari pengaruh Islam dan Tionghoa yang telah menyatu selama berabad-abad. “Dengan menjadi tuan rumah forum internasional ini menunjukkan Jakarta semakin fokus menjadi kota global yang berbudaya. “Semoga forum ini terus tumbuh sebagai cahaya harapan, yang membimbing kita menuju dunia yang penuh dengan harmoni, pemahaman, dan welas asih,” harapnya.

Chairman Center for Dialogue and Cooperation among Civilizations (CDCC), Din Syamsuddin menyampaikan apresiasinya kepada Pemprov DKI Jakarta yang telah menjadi tuan rumah penyelenggaraan forum ini. “Jakarta merupakan kota multi-kultur yang penuh dengan toleransi. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari Pemprov Jakarta,” tandas Din Syamsuddin. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *