oleh

Pemprov DKI Gelar BUMD Leader Forum, Komisaris dan Direksi Harus Inovativ Perkokoh Pilar Ekonomi Jakarta

JAKARTA – Dorong peningkatan peran BUMD sebagai pilar ekonomi pendukung Jakarta Kota Global, Pemprov DKI selenggarakan BUMD Leaders Forum. Kegiatan yang diinisiasi Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BP-BUMD) bersama Bank Jakarta di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Dalam acara yang mempertemukan seluruh jajaran Komisaris dan Direksi BUMD milik Pemprov DKI tersebut, turut hadir Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung didampingi Sekda Uus Kuswanto, Kepala BP-BUMD DKI Syaefuloh Hidayat dan sejumlah pejabat lainnya.

Kegiatan dengan tema ‘Synergy for Resilience: Memperkokoh Peran BUMD sebagai Pilar Ekonomi dalam Ekosistem Jakarta Global City’, Gubernur Pramono memberikan arahan kepada pimpinan BUMD. “Perang Iran versus AS-Israel menimbulkan dampak pada ekonomi di sejumlah, termasuk Indonesia dan lebih khusus lagi Jakarta. Untuk itu, para Komisaris dan Direksi BUMD harus punya siasat bisnis untuk mendukung perekonomian Ibukota,” kata Pramono, Jumat (17/4).

“Saya mengharapkan para BUMD terus melebarkan sayap bisnis agar semakin maju. Semoga dalam satu tahun ke depan BUMD melakukan konsolidasi untuk perkuat sinergi. Saya juga memberikan kesempatan kepada sejumlah BUMD seperti Bank Jakarta, PAM Jaya, dan Dharma Jaya bisa semakin banyak memberikan manfaat bagi Jakarta,” ujar Gubernur Pramono di hadapan ratusan undangan.

Pramono meyakini bahwa dengan konsolidasi yang kuat dan pembangunan budaya perusahaan yang profesional, BUMD Jakarta akan mampu menghadapi berbagai tantangan tersebut. “Maka konsolidasi BUMD itu sangat penting. Mari kita ujudkan corporate culture yang lebih transparan dan dikelola secara profesional,” tandas Pramono.

Pramono juga mengingatkan kepada seluruh BUMD untuk terus memperkokoh pilar ekonomi yang mendukung transformasi Jakarta sebagai Kota Global. “Untuk memuluskan perjalanan Jakarta Kota, para BUMD harus terus mengembangkan layanan profesional yang berbasis teknologi digital. Dalam hal ini Bank Jakarta sudah banyak memberi contoh layanan digital dengan membidik UMKM, pendidikan, permodalan, dan lainnya,” ungkap Pramono.

Pada kegiatan tersebut turut dilakukan penandatanganan kesepakatan kredit antara PAM Jaya dan Bank Jakarta. Dengan komitmen melalui Collaboration Charter, BUMD diharapkan mampu bertransformasi menjadi institusi yang tangguh, profesional, dan berperan aktif sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan. “BUMD harus selalu inovatif,” tegas Kepala BP-BUMD Jakarta Syaefuloh Hidayat. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *