KUNINGAN – Ketua Forum Wartawan Desa dan Sekolah (Forwades) Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, mengingatkan agar para kepala desa di wilayah kabupaten tersebut, memprioritaskan penggunaan anggaran dana desa (DD) untuk kepentingan rakyat.
Hal itu disuarakan langsung Ketua Forwades Kabupaten Kuningan Suradi saat dimintai pendapatnya oleh POSKOTAONLINE.COM pada Sabtu (18/4/2026), soal kabar yang beredar adanya rencana kegiatan retret kepala desa dan ketua BPD, pada akhir April 2026 mendatang.
Ketua Forwades ini meminta agar para kepala desa lebih bijak dalam mengelola anggaran dan memprioritaskan kepentingan atau kebutuhan masyarakat. “Kami menilai jika kegiatan retret jadi digelar diikuti para kepala desa dan ketua BPD, hal ini bisa bersifat pemborosan di tengah minimnya dana desa,” singgung Suradi.
Seperti diketahui dari kabar yang belakangan muncul ke ruang publik, sambungnya, anggaran yang ditawarkan pihak penyelenggara kegiatan (EO), hampir mencapai Rp5 juta per orang untuk menjadi peserta kegiatan retret tersebut. ”Penggunaan dana sebesar itu untuk retret selama dua hari dinilai terlalu besar dan kurang tepat sasaran,” ujar Suradi.
Lebih lanjut, Ketua Forwades mencium adanya indikasi, jika kegiatan tersebut nanti tetap diselenggarakan, hanya akan menjadi ajang bisnis bagi pihak penyelenggara. “Jadi penilaian kami, ini hanya buang-buang dan pemborosan anggaran serta diduga merupakan teknik penyelenggara untuk mencari keuntungan,” sindirnya.
Pada akhir pembicaraan, Ketua Forwades mengimbau kepada seluruh kepala desa agar tidak mudah tergiur dengan ajakan kegiatan seremonial yang menguras kas desa. “Di tengah tuntutan masyarakat terhadap transparansi keuangan desa dan tujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat, idealnya setiap rupiah dari dana desa harus direalisasikan lebih besar untuk kepentingan umum masyarakat, tentu dalam bentuk program yang nyata, bukan sekadar agenda jalan-jalan berkedok pelatihan,” kritiknya cukup tajam.
Sementara itu pihak Apdesi DPC Kabupaten Kuningan, sampai berita ini dirilis masih belum menyampaikan keterangan resmi terkait adanya penawaran rencana kegiatan retret yang disebut-sebut sudah disampaikan pihak penyelenggara kegiatan (EO) kepada para kepala desa di Kabupaten Kuningan. (*/cep)







Komentar