oleh

Pemprov DKI Diminta Revitalisasi Kawasan Pasar Baru

-Megapolitan-211 views

POSKOTA.CO – Keberadaan kawasan ikon wisata Pusat Perbelanjaan Pasar Baru makin hilang dari sejarah alias tenggelam.

Saat ini, kawasan pasar tertua di DKI Jakarta ini dibiarkan semrawut dan berantakan. Selain itu sejumlah fasilitas umum (fasum) di lokasi ini rusak dan pedagang kaki lima (PKL) liar menjamur di bahu jalan.

Sebelumnya, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Pasar Baru Mul Suparman berharap, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tidak tinggal diam, harus buka mata dan telinga tentang keberadaan Pasar Baru yang semakin hari semakin semrawut dan kumuh.

“Kami minta Pemprov DKI Jakarta segera merevitalisasi penataan kawasan wisata Pusat Perbelanjaan Pertokoan Pasar Baru karena semakin semrawut dan kumuh,” jelas Bang Mulus, panggilan akrab Mul Suparman, Selasa (14/7/2020).

Menurut Bang Mulus, wisata pusat pasar belanja yang dikenal hingga ke mancanegara ini kondisinya juga sangat memprihatinkan, berantakan akibat banyaknya lapak PKL menggelar semuanya, dan parkir liar mewarnai kesemrawutan di kawasan ini.

“Pemprov DKI Jakarta, harus segera melakukan langkah penataan karena bertahun-tahun tidak pernah disentuh,” ungkapnya.

Karena, sambung Mul Suparman, masyarakat Pasar Baru dan LMK mendambakan perubahan imej antara lain, menampilkan keindahan, kenyamanan bagi pengunjung. Bukan seperti sekarang ini semrawut dan kotor karena PKL liar.

Hal senada juga dilontarkan, Budiman, tokoh masyarakat menambahkan, pusat perbelanjaan Pasar Baru merupakan salah satu tempat belanja sejak zaman penjajahan Belanda, harusnya menjadi situs cagar budaya di DKI Jakarta ini.

“Harus dilestarikan seperti pertama kali dibangun menjadi pusat perdagangan pertokoan resmi, bukan PKL liar yang nampak sekarang ini,” kata Budiman, Selasa (14/7/2020).

Padahal, sambung Budiman, Pusat Pertokoan Pasar Baru adalah ikon DKI. “Pemkot Jakarta Pusat sebenarnya melakukan penataan atau apa sih. Kok bukan tambah rapi dan bersih malah seperti pasar tumpah yang penuh dengan PKL liar. Satpol PP dan pemerintahannya loyo banget,” tandasnya. (van)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *