oleh

Minim Sarana SMA/SMK Negeri, Warga Koja Kebingungan Daftar PPDB 2021

POSKOTA.CO – Musim Pendaftaraan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 membuat bingung dan pusing warga Kecamatan Koja Jakarta Utara untuk mendaftarkan anak-anaknya ke sekolah lanjutan tingkat atas.

Pasalnya, untuk wilayah Kecamatan Koja hanya memiliki dua fasilitas SMA negeri saja dan tak memiliki SMK negeri. Kedua fasilitas tersebut dibagi wilayah tujuh kelurahan. Untuk SMAN 13 Jakarta berlokasi di wilayah Kelurahan Rawabadak Utara dan SMAN 110 berada di Kelurahan Tugu Selatan.

“Seperti kami tinggal di wilayah Kelurahan Lagoa, lalu kami tak punya zonasi kelurahan atau RW. Dan harus ikut zonasi prestasi dan tak punya kesempatan zonasi prioritas,” ujar Alimudin 45 Warga Lagoa Koja Jakarta Utara.

Senada disampaikan Heri (40) warga Tugu Utara maupun Laela (43) warga Koja, yang mengeluhkan harus melalui zonasi apa agar anaknya diterima di SMA maupun SMK negeri. Dan hanya bisa melalui zonasi akademik atau nonakademik yang kuotanya hanya 18 persen.

“Yang diuntungkan jika sekolahnya berada di salah satu kelurahan, peserta bisa dapat zonasi prioritas yakni jalur RT/RW setempat,” ujar Heri

Lain halnya di wilayah Kecamatan Cilincing, di mana setiap kelurahan punya fasilitas SMA/SMK negeri, di antaranya SMAN 83 di Sukapura, SMAN 52, 92 dan 75 di Kelurahan Semper Barat, SMAN 73 di Kelurahan Semper Timur, SMAN 114 di Kelurahan Cilincing, SMAN 115 dan SMKN 4 di Rorotan, Kalibaru, SMKN 36 serta SMKN 49 di Marunda.

Tagih Janji Gubernur
Warga Kecamatan Koja sangat berharap kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan untuk segera menyiapkan sarana pendidikan, khususnya untuk peserta didik SMA dan SMK negeri. Sebab janji Gubernur DKI saat kampanye adalah menjadikan anak-anak di Jakarta wajib mendapatkan pendidikan hingga jenjang SMA/SMK.

“Mudah-mudahan harapan warga Koja agar punya SMA dan SMK negeri tercapai di setiap kelurahan, supaya anak-anak kami tak hanya sampai tamat SMP,” sahut Amariana (45), warga Rawabadak Selatan.

Sementara itu, Lurah Lagoa Kecamatan Koja Mujakir menuturkan, memang untuk zonasi prioritas SMA/SMK tidak ada, hanya ada SMP negeri dan SD negeri. Kendalanya masalah lahan untuk pembangunan sekolah yang sulit didapat mengingat wilayah yang padat.

“Memang warga kami sangat mendambakan ada fasilitas SMA/SMK negeri supaya ada zonasi prioritas seperti wilayah lainnya,” kata Mujakir.

Untuk hari ini PPDB 2021 sedang pelaksanaan pra pendaftaraan dari tanggal 24 Mei-4 Juni 2021. (rubian)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *