oleh

Membangun Kota Depok Butuh Pemimpin Berpengalaman, Itu Ada di Paslon Idris-Imam

POSKOTA.CO – Melanjutkan pembangunan yang sudah ada dan telah dilaksanakan sebelumnya untuk satu kawasan terlebih Kota Depok sebagai daerah penyangga Ibu Kota DKI Jakarta dibutuhkan pemimpin yang berpengalaman sehingga program yang diharapkan tetap berjalan sesuai harapan selurih masyarakat banyak.

“Jangan sekali-kali memilih pemimpin yang belum pengalaman dengan hanya bermodalkan keinginan mencoba agar lebih baik karena nantinya hasilnya pun belum pasti baik atau lebih baik lagi dibandingkan sebelumnya,” ujar Anggota Komisi B DPRD Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok Ade Supriyatna, Jumat (6/11/2020).

Membangun suatu wilayah atau kota apalagi Kota Depok yang pluralisme penduduknya serta menjadi daerah penyangga Ibu Kota DKI Jakarta harus dipimpin orang pengalaman tentunya ada di pundak calon wali kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris dan calon wakil wali kota Imam Budi Hartono.

“Menjadi pemimpin merupakan amanah yang berat apalagi untuk orang yang belum memiliki pengalaman jadi tidak perlu lagi coba-coba mencari atau memilih pemimpin untuk Kota Depok,” tuturnya.

“Kota ini harus dikelola dengan serius dan sungguh-sungguh enggak dan tidak boleh jadi bahan percobaan,” sambung Ade Supriyatna saat mendampingi calon wali kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris di Kelurahan Mekarsari, Cimanggis.

Kedua pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Mohammad Idris dan Imam Budi Hartono dalam Pilkada Serentak 9 Desember 2020 mendatang tentunya sudah memiliki segudang pengalaman baik di pemerintahan maupun legislatif.

“Calon wali kota Mohammad Idris sudah ada di pemerintahan selama sepuluh tahun baik menjadi wakil wali kota maupun wali kota Depok, sedangkan Imam Budi Hartono hampir 20 tahun lebih berada di legislatif tentunya juga paham masalah anggaran dan lainnya,” tuturnya.

Keberhasilan pencapaian pembangunan di masa kepemimpinan Mohammad Idris saat janji kampanye tahun 2015 seluruhnya sudah terealisasi antara lain pembangunan alun-alun, RSUD wilayah timur, taman di setiap kelurahan, insentif guru ngaji dan pembimbing rohani, peningkatan insentif RT, RW dan LPM, sarana pendidikan dan UMKM.

“Termasuk keberhasilan meraih WTP delapan Kali berturut-turut untuk Kota Depok,” imbuhnya yang berharap beberapa janji program jika terpilih dalam Pilkada serentak mendatang tentunya bakal berhasil karena sangat realistis dan masuk akal tidak berlebihan untuk kepentingan masyarakat Kota Depok lebih baik lagi. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *