JAKARTA-Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat skrining kesehatan mata melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mendeteksi gangguan penglihatan sejak dini.
“Dari 34 juta peserta yang menjalani pemeriksaan kesehatan mata, ternyata sekitar 1,6 juta diantaranya terindikasi mengalami gangguan penglihatan,” kata Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono saat memberi sambutan dalam peringatan Hari Penglihatan Dunia 2026 di Kantor Kemenkes, Jakarta, Kamis, (15/10/2026).
Menurut Dante, pemeriksaan mata menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat. Pemeriksaan tersebut dilakukan melalui program CKG, baik di sekolah, fasilitas kesehatan, maupun komunitas.
Yang pertama, penguatan skrining di CKG. Dengan demikian CKG selalu mengikutsertakan pemeriksaan mata di setiap komponen dan kegiatannya.
Pemeriksaan mata perlu dilakukan secara menyeluruh untuk mendeteksi gangguan penglihatan yang berpotensi menghambat aktivitas sehari-hari. Karena itu, Kemenkes memastikan pemeriksaan mata menjadi bagian dari pelaksanaan CKG di berbagai lingkungan masyarakat.
Baik itu di sekolah, maupun di fasilitas kesehatan atau di komunitas. Jadi selalu ada pemeriksaan mata, karena pemeriksaan mata dinilai sangat penting.
Dante juga menyoroti pentingnya memperluas akses operasi katarak bagi masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah, akan terus berupaya mengatasi kendala akses operasi katarak yang pembiayaannya ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Yang kedua, Wamenkes minta maaf pada Perdami. Ini merupakan menyelesaikan akses operasi katarak yang dibiayai oleh BPJS.
Dante mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan mata sejak dini karena penglihatan berperan penting dalam menunjang aktivitas sehari-hari. Lebih lanjut, Dante menekankan pentingnya pemeriksaan mata secara berkala untuk mendeteksi gangguan penglihatan lebih awal dan memperoleh penanganan tepat.
Dante berharap penguatan skrining dan perluasan akses pelayanan kesehatan mata dapat mendeteksi gangguan penglihatan lebih dini., sehngga masyarakat dapat memperoleh penanganan yang tepat sehingga risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan. (fs)







Komentar