oleh

Kasus Covid-19 di Depok Meningkat akibat Masyarakat Masih Sepelekan Prokes

POSKOTA. CO – Masih terus terjadi peningkatan penyebaran COVID-19 di Kota Depok tidak kelas dari kurang serius, abaikan dan menyepelekan prosedur kesehatan (Prokes) pencegahan penularan virus tersebut.

“Data hingga Minggu (27/6) jumlah penularan COVID-19 perhari mencapai 798 orang terkonfirmasi positif,  11 orang meninggal dunia dan 182 orang sembuh dengan penyumbang positif terbanyak usia 20 – 29 tahun, ” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok, dr. Novarita, Senin (28/6).

Jumlah tersebut menjadi terbanyak sejak sebelum sebelumnya dan peningkatan kasus terkonfirmasi positif lebih disebabkan masyarakat atau warga Kota Depok kurang serius, abai dan menyepelekan penyebaran COVID-19 yang terjadi selama ini. Sehingga mereka seenaknya berkumpul dan keluar rumah tanpa Prokes sesuai anjuran pemerintah.

Dari data yang diperoleh kelompok usia penyumbang terbanyak dari usia 20 – 29 tahun perhari mencapai 168 kasus, usia 30 – 39 tahun sebanyak 154 kasus, usia 40 – 49 tahun 142 kasus, usia 50 – 59 tahun sekitar 128 kasus, usia 60 – 69 tahun sebanyak 45 kasus, usia 70 – 79 tahun ada 15 kasus, usia 80 tahun ke ats terdapat tiga kasus dan usia 6 – 19 tahun tercatat 104 kasus.

Menurut dia, jika sudah ada terkonfirmasi positif tentunya harus menjalani perawatan agar tidak menyebar seperti melaksanakan 6 M Prokes yaitu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, dan menghindari makan bersama.

Upaya pencegahan tentunya akan dilakukan secepatnya dengan mengelar vaksinasi massal di 11 kecamatan dengan sasaran 1000 peserta mulai hari ini (red. Senin, 28/6).

Dari data diperoleh Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-29 Kota Depok ada lima kelurahan yang masuk zona merah yaitu Kel.  Tugu di Kecamatan Cimanggis, Kelurahan Baktijaya di Kec.Sukmajaya, Kel. Sukamaju di Kec. Cilodong, Kel.Pancoran Mas di Kec. Pancoran Mas dan Kel. Tanah Baru di Kec. Beji. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *