POSKOTA.CO – Program Sekolah Berbudaya Lingkungan atau Aidiwayata harus dilakukan sejak dini khususnya di tingkat taman kanak kanak, Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) sehingga tertanam jiwa menjaga lingkungan serta kebersihan seja dini.
“Untuk meraih dan menuju kesana tentunya kegiatan sosialisasi secara masif harus dilakukan terhadap murid atau siswa yang ada di Kota Depok terlebih sudah ada kader pemerhati lingkungan yang terbentuk dan siap diterjunkan ke sekolah agar lingkungan sekolah melaksanakan sehingga kondisi sekolah tetap sehat, bersih dan nyaman untuk kegiatan belajar serta mengajar,” kata kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Ety Suryahati, Sabtu (10/10/2020).
Pengiat atau kader dari siswa dan siswi terhadap Lingkungan Hidup dan Kebersihan sudah ada serta siap diterjunkan di sekolah sekolah agar sekolah yang dituju memperoleh predikat sebagai sekolah Adiwiyata. Dengan aktif melakukan sosialisasi Lingkungan Hidup dan Kebersihan diharapkan jumlah sekolah yang masuk kategori Adiwiyata di Kota Depok terus bertambah.
Menurut dia, dari data yang diperoleh Program Aidiwiyata yang telah berlangsung sejak tahun 2012 di Kota Depok hingga akhir tahun 2019 tercatat ada 29 sekolah yang behrasil meraih Adiwiyata tingkat Nasional, 89 sekolah Adiwiyata tingkat Propinsi Jawa Barat dan 113 sekolah Adiwiyata tingkat Kota Depok.
Upaya meningkatkan keberhasilan program Adiwiyata tentunya keberadaan guru maupun siswa termasuk kader sosialisasi yang ada sangat berperan sebagai penggerak pelaksanaan upaya perbaikan lingkungan, katanya. (anton/sir)







Komentar