JAKARTA – Jumlah penduduk ideal di satu kelurahan di Jakarta berkisar antara 40 ribu sampai 60 ribu jiwa. Namun ada satu kelurahan di Ibukota ini yang jumlah warganya besar yakni Kelurahan Kapuk dengan jumlah penduduk sebesar 175 ribu jiwa sehingga perlu dipecah menjadi tiga atau empat kelurahan demi memudahkan pelayanan masyarakat.
Pemprov Daerah Khusus Jakarta (DKJ) melalui Sekda Marullah Mattali menegaskan bahwa rencana pemekaran wilayah Kelurahan Kapuk, di Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat, sudah semakin dekat untuk direalisasikan. “Usulan pembagian Kelurahan Kapuk menjadi tiga kelurahan baru sudah diajukan kepada Gubernur Jakarta Bapak Pramono Anung. Salah satu alasan utama pemekaran adalah jumlah penduduk Kapuk yang kini mencapai sekitar 175 ribu jiwa, jauh melebihi kapasitas ideal satu kelurahan di Jakarta,” ujar Marullah di Jakarta, Rabu (30/7).
“Saat ini kita tinggal menunggu waktu saja karena kami yakin bahwa Bapak Pramono bersedia merealisasi pemekaran Kelurahan Kapuk,” ujar Marullah. Ia menambahkan bahwa usulan pemekaran dari masyarakat sudah mengemukan sejak 20 tahun lalu, namun aspirasi masyarakat kini makin kuat.
Marullah menambahkan, secara umum satu kelurahan di Jakarta idealnya dihuni antara 40 ribu hingga 60 ribu jiwa. Dengan jumlah penduduk yang hampir tiga kali lipat, maka pemekaran dinilai sangat diperlukan. “Pemekaran bertujuan untuk memudahkan pelayanan masyarakat, termasuk hak-hak warga agar sama dengan kelurahan berpenduduk kecil. Jadi adil,” paparnya.
Dua nama kelurahan baru, yaitu Kapuk Barat dan Kapuk Timur, sudah dipersiapkan sebagai bagian dari rencana ini. Meski begitu, proses administratif pemekaran masih terus berjalan hingga kini. “Jadi nama yang diusulkan ada tiga yakni Kelurahan Kapuk, Kapuk Barat, dan Kapuk Timur,” urainya.
Marullah optimis, pemekaran Kelurahan Kapuk akan segera terlaksana dalam waktu dekat. “Kami berharap dalam waktu dekat proses ini dapat diselesaikan bersama-sama,” tutupnya. Sekda akan mengingatkan kepada Gubernur Pramono agar segera merealisasi pemekaran tersebut. (jo)







Komentar