oleh

Galian Tanah di Kadumangu Diduga Ilegal, Warga Ancam ‘Ontrog’ Kantor Camat dan Satpol PP

POSKOTA.CO – Persoalan galian tanah di depan Puslabfor Polri di Desa Kadumangu, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor diduga ilegal.

Aktivitas di lapangan terus berjalan dengan masuk keluar armada merek Cakra membawa tanah, mulai dipersoalkan warga.

Warga meminta, aparat baik Satpol PP Kecamatan Babakan Madang hingga kepolisian tidak menutup mata atas aktivitas yang patut diduga ilegal ini.

Warga menuturkan, ada sesuatu hal yang tidak lazim. Di mana ada yang kelengkapan izinnya lengkap serta mengantongi izin resmi dari Pemerintah Kabupaten Bogor, dihalang-halangi dengan alasan yang tidak tepat.

Di satu sisi, yang diduga ilegal, malah dibiarkan. Aktivitas keluar armada dengan membawa material tanah, leluasa beraktivitas.

“Jangan mencoba memainkan perasaan warga. Yang diduga ilegal, bisa leluasa aktivitas dengan keluar material tanah. Ada perusahaan yang resmi, punya izin lengkap, bahkan sudah dapat surat izin resmi dari Sekda Kabupaten Bogor, terus dipersulit,” kata seorang warga.

Warga lain bahkan meminta Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah agar tidak mengabaikan aspirasi mereka.

“Yang legal dipersulit. Yang diduga ilegal dipersulit. Mau kami ‘ontrog’ (mendatangi-red) ya kecamatan sama kantor Dinas Satpol PP. Jangan bermain-main,” ujar warga lain mengingatkan.

Terkait persoalan galian tanah di Kadumangu ini, Satpol PP Kecamatan Babakan Madang mengaku, sudah melaporkan ke tingkat Kabupaten Bogor.

Kepada wartawan, Kasi Trantib Kecamatan Babakan Madang Aus Firdaus menyatakan, jika galian diduga ilegal di Desa Kadumangu sudah beberapa kali dilakukan teguran.

“Kami sudah melakukan teguran 1, 2 dan 3. Bahkan kemarin sudah kami kirim kembali surat ke Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor,” katanya kepada wartawan.

Aus menambahkan, karena kecamatan sudah melakukan prosedur teguran ketiga, maka langkah selanjutnya adalah menyerahkan tongkat pada Dinas Satpol PP Kabupaten Bogor. “Sudah kami limpahkan ke Dinas Kabupaten Bogor,” tegasnya.

Pantauan di lokasi, galian diduga ilegal ini beroperasi pada malam hari. Akibat hilir mudik kendaraan truk galian tersebut, Jalan Raya Kadumangu menjadi kotor bercecer tanah galian, sehingga memicu keresahan pengguna jalan karena jalan licin dan berdebu yang dapat membahayakan warga yang melintas. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *