BOGOR – Hujan deras pada Selasa (10/3/2026), sekitar pukul 16.45 WIB, menyebabkan banjir di Tamansari, Kabupaten Bogor. Banjir tersebut bahkan membawa material batu dan kerikil sehingga sempat mengganggu arus lalu lintas.
Warga menuding banjir dipicu oleh aktivitas pembangunan perumahan oleh PT PMC yang melakukan pendoseran tanah. Menurut warga Ciapus bernama Dedi (49), arus air yang membawa material membuat jalan tidak bisa dilalui kendaraan.
Kapolsek Tamansari Iptu Azis menjelaskan, hujan deras menyebabkan saluran pembuangan tidak mampu menampung air. Ada saluran yang tersumbat, sehingga air meluap ke jalan. Bebatuan kecil yang terbawa arus diduga berasal dari pembangunan pagar oleh PT PMC. “Polisi sudah turun ke lokasi, dan lalu lintas kini kembali normal,” kata Iptu Azis.
Proyek Lain juga Disorot
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menghentikan sementara proyek pembukaan lapangan golf oleh PT Rejo Sari Bumi di Tamansari. Alasannya, karena warga menuding proyek itu menyebabkan banjir lumpur di beberapa desa. Perusahaan disebut belum memiliki dokumen AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan).
“Pemerintah akan melakukan kajian ilmiah untuk memastikan apakah banjir memang akibat proyek tersebut,” kata Kang Dedi Mulyadi (KDM), beberapa waktu lalu saat turun lokasi, sebagaimana dikutip media ini, Selasa (10/3/2026).
Sejak proyek pembangunan lapangan golf di kaki Gunung Salak dimulai (proses cut and fill), warga mengaku, jika hujan turun di wilayah hulu, banjir lumpur sering melanda Desa Sukamantri, Sirnagalih, dan Sukaharja.
Hujan deras dan saluran tersumbat menyebabkan banjir di Jalan Tamansari. Material batu diduga dari aktivitas proyek. Ada dua proyek yang disorot warga, yakni pembangunan perumahan oleh PT PMC, dan lapangan golf oleh PT Rejo Sari Bumi. Pemerintah daerah sedang menyelidiki secara ilmiah penyebab banjir. (*/yopy)







Komentar