oleh

Dihadiri Gubernur Pramono, Gulkarmat Gelar Jakarta Fire Safety Challenge Bagi Pengelola Gedung dan Relawan Kebakaran

JAKARTA – Dalam upaya antisipasi kebakaran, ratusan petugas pengelola gedung maupun relawan pemadam kebakaran dibekali cara menjinakkan api. Pembekalan dan lomba yang dikemas dalam acara Jakarta Fire Safety Challenge berlangsung di Gedung Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI di Jl KH Zainul Arifin, Duri Pulo, Jakarta Pusat, Senin (15/9).

Gubernur DKI Pramono Anung yang hadir pada acara tersebut menyampaikan apresiasinya atas penyelenggaraan kegiatan ini, mengingat kebakaran masih menjadi salah satu bencana yang kerap terjadi di ibukota. “Semoga melalui kegiatan ini, para pengelola gedung dan relawan makin sigap mengatasi secara dini terhadap api yang bisa menimbulkan kebakaran,” kata Pramono saat membuka acara yang berlangsung sampai tanggal 18 September 2025.

Peristiwa kebakaran, lanjut Pramono, merupakan salah satu bencana yang kerap terjadi di wilayah perkotaan, khususnya di kawasan padat hunian, bangunan gedung maupun kawasan industri. “Selama delapan bulan terakhir pada tahun 2025, tercatat sebanyak 1.195 peristiwa kebakaran yang menyebabkan kerugian materiil maupun korban jiwa,” ungkap Pramono. Menurutnya, terjadinya peristiwa kebakaran ini mengindikasikan sejumlah pekerjaan rumah yang belum terselesaikan.

Di antaranya, implementasi program pencegahan kebakaran yang belum terlaksana secara optimal, sistem proteksi dini kebakaran yang telah terpasang tidak berfungsi sebagaimana mestinya, dan kurangnya sumber daya manusia yang mampu melakukan pemadaman pada tahap dini secara tepat sebagai langkah antisipasi.

Dari 1.195 kejadian kebakaran yang terjadi sepanjang 2025, sebanyak 267 kebakaran dapat diatasi oleh masyarakat. Ia pun mengapresiasi keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mengatasi peristiwa kebakaran. “Keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar terus ditingkatkan untuk memastikan penanganan kebakaran dilakukan secara cepat, aman, dan efektif,” ucapnya.

Menurut Pramono penyelenggaraan Jakarta Fire Safety Challenge menjadi langkah penting guna meningkatkan kapasitas dan kompetensi petugas tanggap darurat gedung serta masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran.
Keikutsertaan 440 orang relawan pemadam kebakaran yang berasal dari 44 tim kecamatan serta 1.456 orang tim tanggap darurat gedung dari 112 perusahaan, menjadi bukti nyata komitmen dan kepedulian untuk menjaga Jakarta.

Kepala Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Bayu Meghantara menjelaskan, Jakarta Fire Safety Challenge tahun 2025 ini diikuti oleh 112 tim dari pengelola bangunan gedung di Jakarta dan 44 tim dari Anggota Relawan Pemadam Kebakaran atau Redkar tingkat kecamatan di wilayah Jakarta.

Acara ini bertujuan meningkatkan solidaritas, pengetahuan, serta keterampilan peserta dalam pemadaman, penyelamatan, dan pertolongan pertama pada korban. “Pelaksanaan kegiatan adalah Dinas Gulkarmat DKI bekerja sama dengan lembaga, sertifikasi, profesi, proteksi kebakaran, dan asosiasi lainnya,” tandas Bayu. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *