BOGOR – Bupati Bogor, Rudy Susmanto menjelaskan, jika pembangunan masjid raya Pakansari, Cibinong sudah masuk 90 persen. Masjid raya Pakansari dinamai Nurul Wathon artinya cahaya negeri.
Ia menyebutkan, nama tersebut dipilih sebagai penyebutan awal sambil menunggu arahan dan masukan resmi dari para kyai serta ulama Kabupaten Bogor.
“Penamaan awalnya Nurul Wathon. Ini sambil menunggu arahan para kyai dan ulama untuk penetapan nama masjid secara resmi,” kata Rudy kepada media ini Sabtu 13 Desember 2025.
Rudi Susmanto menegaskan, pemerintah daerah terbuka terhadap usulan nama lain dari berbagai tokoh agama dan organisasi Islam. Namun, makna cahaya negeri dianggap selaras dengan tagline Kabupaten Bogor, yaitu Kuta Udaya Wangsa pusat kebangkitan bangsa.
“Kuta Udaya Wangsa, pusat kebangkitan bangsa, bicara tentang bangsa, di sinilah cahaya bangsa itu hadir,” jelas politisi partai Gerindra ini.
Terkait progres pembangunan, mantan Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini menyampaikan, pengerjaan masjid terus dipercepat. Secara fisik, bagian luar bangunan masih terlihat banyak kekurangan. Tetapi, penyelesaian interior sudah memasuki tahap akhir.
“Target kami akhir Desember insyaAllah sudah lebih dari 90 persen, bagian dalam sudah mulai finishing, termasuk pemolesan lantai dan pemasangan aksesori,” tuturnya.
Rudy berharap pada penghujung tahun nanti, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama masyarakat dapat mengadakan doa bersama di masjid raya tersebut.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengklaim pembangunan Masjid Raya Pakansari yang berada di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, sudah mencapai 93 persen.
Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto menjelaskan, progres tersebut meliputi bangunan utama dan fasilitas lainnya yang ada di masjid.
“Sekarang sudah mencapai 93 persen yang terselesaikan meliputi masjid utama, menara pandang 99 meter, dan miniatur kabah,” ujar Eko kepada wartawan di Cibinong. (yopy/in)







Komentar