oleh

Bima Arya Sematkan Satya Lencana kepada 16 Keluarga Pejuang Peta

POSKOTA.CO – Sebanyak 16 orang keluarga pejuang Pembela Tanah Air (Peta) mendapat tanda kehormatan Satya Lencana Perintis Kemerdekaan di Museum Peta, Kota Bogor

Tanda kehormatan itu pun merupakan hasil dari Surat Keputusan yang ditandatangani langsung Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertanggal 11 Februari yang lalu.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto berkesempatan untuk menyerahkan langsung tanda kehormatan Satya Lencana kepada keluarga para pejuang.

Penyerahan oleh Bima Arya juga disaksikan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) Letjen Agus Widjojo dan Ketua Yayasan Peta (Yapeta) Tinton Soeprapto.

Bima Arya menjelaskan, ada tiga dimensi, makna dan simbol yang ada dalam proses pemberian penghargaan kepada para pejuang. Pertama, kata Bima, adalah apresiasi. Penghargaan ini merupakan wujud penghargaan dan wujud hormat serta terima kasih kepada para pahlawan.

“Mereka yang telah banyak mengorbankan segalanya hingga negara kita ada dimensi kedua, inspirasi. Anak-anak muda hari ini harus tahu cerita heroik dan luar biasa di masa yang tidak mudah saat itu,” kata Bima Arya, Sabtu (24/4/2021).

Sambung Bima Arya, pesan dari generasi ke generasi itu harus sampai. Di saat penghargaan itu diberikan, ada muatan pesan bermakna di dalamnya. Apalagi mereka, para pejuang, berkorban untuk hal yang sangat besar bagi negara ini.

“Bisa juga kita menganggap jasa para pahlawan melalui film. Saya sering sampaikan anak-anak muda saat ini harus banyak menonton film tokoh nasional,” sahut Bima Arya.

Dimensi terakhir, adalah refleksi. Bima Arya melihat, tantangan bangsa ini cukup berat, selama masa reformasi belum pernah ditemukan ujian seberat ini. Di tarik sana-sini, kepentingan politik hingga kepentingan ideologi, menurutnya ini masalah cukup serius.

Jika terlalu larut dalam masalah tersebut, maka bukan tak mungkin Indonesia bisa tercerai berai. Untuk itu, pemberian tanda jasa tersebut adalah sebagai ajang bagi refleksi. Apa yang harus dilakukan untuk menjaga apa yang sudah diperjuangkan para pendahulu.

“Agar cita-cita ‘founding father’ kita tetap ‘on the track’, ancaman itu nyata dan ada. Selamat kepada para penerima tanda kehormatan beserta keluarga, terima kasih buat semuanya. Semoga Allah tetap menjaga kita untuk terus melindungi cita-cita proklamasi,” katanya. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *