oleh

BBS dan Muspika Babakan Madang Bertemu Bahas Jalur Puncak II

POSKOTA.CO – Guna sukses dan lancarnya pekerjaan pembukaan jalur Poros Tengah Timur (PTT), komunikasi lintas sektoral kian diintensifkan.

Bogoh Bumi Sunda (BBS) yang mengambil peran dalam pembukaan akses jalur PTT, melakukan pertemuan dengan unsur Muspika Kecamatan Babakan Madang.

Hadir dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Desa Sumur Batu Selasa (5/1/2021), Camat Babakan Madang Cecep, Danramil Citeureup Mayor Yuki, Kapolsek Babakan Madang Kompol Silfia Sukma yang diwakili Iptu Manik, Kanit Lantas, Pjs Kepala Desa Sumur Batu Iskandar, serta tokoh masyarakat dan warga pengurus RT dan RW Sumur Batu.

Pada pertemuan ini, semua pihak sepakat untuk menyukseskan program yang dampaknya sangat bermanfaat bagi masyarakat banyak.

Camat Cecep mengatakan, pihaknya pada prinsipnya mengamankan program tersebut. Terlebih BBS sudah mendapat rekomendasi dari Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin.

Namun Cecep meminta, agar sebelum loading, pihak BBS melakukan pertemuan dengan dinas teknis, agar hasil yang hendak dicapai tidak menjadi persoalan di kemudian hari.

Permintaan Cecep terkait pertemuan dengan dinas teknis ini, lalu direspons Ketua BBS Iskandar.

Iskandar menyanggupi permintaan tersebut dengan meminta agar pertemuan bisa dilakukan pada Jumat (8/1/2021).

“Siap Pak Camat. Hari Jumat kita bertemu lagi ya Pak Camat,” kata Iskandar sambil menambahkan, BBS hanya sebagai pekerja di lapangan, siap mengikuti semua aturan yang berlaku.

Bagi Iskandar, jika pembukaan jalur PTT ini merupakan satu pekerjaan yang sangat prestisius.

“Kalau terlaksana, maka ini menjadi kado terindah buat Kabupaten Bogor yang pada 3 Juni mendatang, akan merayakan hari jadinya yang berusia 639 tahun. Ini permintaan Pak Sekda ke BBS. Kami berharap, semua pihak membantu kami,” pinta Iskandar.

Sebelumnya diberitakan, rasa percaya diri dan optimis terkait pekerjaan Poros Tengah Timur (PTT) atau Puncak II diungkapkan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Keterlibatan masyarakat akan proyek sepanjang 48,5 kilometer yang menghubungkan Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Cianjur itu, membuat Bupati Ade Yasin makin optimistis bahwa Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mulai menggarap jalur PTT tahun ini.

Peran masyarakat dan swasta ini, dikarenakan adanya kejenuhan pada kemacetan rutin yang dialami pengguna jalan jelang weekend atau libur nasional.

“Untuk mengurangi kepadatan kendaraan di jalur wisata Puncak, Cisarua, Bogor yang kerap terjadi di akhir pekan atau libur panjang, solusinya jalur PTT. Jika arus kendaraan terbagi, maka beban jalan Puncak berkurang,” kata Ade Yasin kepada wartawan. (yopi)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *