oleh

Bantu Kelancaran Distribusi Daging, Pj Gubernur DKI Heru Imbau ASN Pantau Pemotongan Kurban di Lingkungan Sendiri

JAKARTA  – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono menyatakan dirinya tidak menggelar open di Balaikota pada hari H perayaan Iduladha 1445 H yang jatuh pada Senin tanggal 17 Juni. Ia justru menyarankan para pegawai Pemprov DKI untuk memantau pemotongan hewan kurban di tempat masing-masing.

“Saya tidak mengadakan open house pada perayaan Iduladha. Justru saya berharap para ASN bisa memantau kegiatan potong kurban di tempat masing-masing. Khususnya ASN yang tinggal di wilayah Jakarta jika melihat ada daging kurban yang diduga terkena penyakit segera menghubungi Satgas Pengawasan Kesehatan Hewan agar ditangani dengan sebaiknya,” kata Heru usai serahkan hewan kurban  seekor sapi limosin ke RPH Cakung, Jakarta Timur, Sabtu (15/6).

Apalagi dalam suasana Lebaran Haji ini, para ASN menikmati libur panjang, termasuk cuti bersama dari Sabtu ini sampai Selasa pekan depan. Jadi, para ASN punya pengennya bisa berkurban di lingkungan domisili maupun kampung halaman. “Kalau saya bersama keluarga merayakan Idul Kurban di Jakarta,” jelas  Heru. Usai salat Heru berencana akan memantau sejumlah lokasi pemotongan.

Heru menambahkan para ASN muslim juga diharapkan turut membantu kelancaran pemotongan hewan kurban yang kebanyakan dilakukan di kawasan masjid. “Apalagi ASN yang bertugas sebagai pamong, seperti lurah, wajib membantu kelancaran sekaligus memantau distribusi daging agar tepat sasaran,” harap Budi.

Adapun untuk kegiatan Salat Ied, kata Heru, dia akan menunaikan salat tersebut di Masjid Fatahillah yang bertempat di Komplek Gedung Balaikota DKI Jakarta di Jl Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat. “Saya akan Salat Ied di Balaikota bersama sejumlah ASN dan masyarakat sekitar,” papar Heru. Kegiatan yang digelar Pemprov DKI ini dengan tema ‘Semangat Kurban Menumbuhkan Kesalehan Sosial’, menghadirkan khatib Prof. Dr. Dede Rosyada selaku Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKKB) DKI Jakarta dengan imam H. Ubaidillah, ZA yang merupakan dosen Lembaga Bahasa dan Ilmu Al-Quran DKI Jakarta. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *